3.2. Gelombang Bunyi | BLOG BELAJAR FISIKA sma


103
103 points
3.2. Gelombang Bunyi | BLOG BELAJAR FISIKA sma
SBOBET

<img aria-dijelaskan oleh = "caption-attachment-51" data-attachment-id = "51" data-permalink = "https://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/31/3-2-gelombang-bunyi / long4 / "data-orig-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/07/long4.gif "data-orig-size =" 179,44 "data-komentar-dibuka =" 1 "data-image-meta =" {"aperture": "0", "credit": "", "camera": "", "caption": "", "Created_timestamp": "0", "copyright" ": "", "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": ""} "data-gambar-judul =" long4 "data-gambar-deskripsi = "

Gelombang pada slinky

"data-medium-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/07/long4.gif?w=179 "data-file-besar =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com /2009/07/long4.gif?w=179 "class =" size-full wp-image-51 "title =" long4 "src =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/07/long4 .gif? w = 510 "alt =" Gelombang Longitudinal "/>

Gelombang Longitudinal

Pernahkah kita membayangkan bagaimana jadinya jika dunia begitu sunyi … sunyi … tanpa bunyi / bunyi? … Atau sebaliknya … Pernahkah kita membayangkan jika dunia terlalu berisik … berisik, banyak suara pabrik, suara kendaraan bermotor atau suara memekakkan telinga lainnya? … Selain itu, kondisi ini berlangsung cukup lama … jangan hanya … hanya dalam bayangan …

Suara atau Suara adalah salah satu fenomena fisik yang selalu kita alami sehari-hari. Contoh suara yang sering kita nikmati adalah musik. Musik dapat memberikan inspirasi ketika kita belajar, bekerja atau melakukan kegiatan. Bagaimana jadinya jika dunia tanpa musik?

Terkadang bunyi iu juga bisa menjadi sumber polusi ketika kita mendengarnya dalam bentuk musik keras yang berlebihan, kendaraan bermotor dengan suara knalpot yang terdengar nyaring / nyaring, suara mesin pesawat terbang dan aktivitas pabrik … yang semuanya menjadi sumber polusi suara … ya kah?

Karena itu, suara adalah anugerah Tuhan yang harus kita syukuri. Jadi … tidakkah salah jika subjek gelombang suara cukup menarik untuk dipelajari? …

Dalam fisika, Suara atau suara aku s gelombang longitudinal yang merambat melalui media, yang dihasilkan oleh getaran mekanis dan merupakan hasil dari perambatan energi. Sumber suara sebagai sumber bergetar memancarkan gelombang longitudinal ke segala arah melalui media yang baik padat, cair atau gas. Sumber getaran dapat berasal dari kawat / kawat, pipa organa, bahkan ombak di pantai.

Sebagian besar suara merupakan kombinasi dari berbagai sinyal, tetapi suara murni dapat dijelaskan secara teoritis dengan kecepatan getaran atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz). Suara tunggal yang frekuensinya disebut secara teratur nada, sementara satu suara yang frekuensinya tidak beraturan disebut mendesis. Amplitudo gelombang menentukan kekuatan suara atau kenyaringan dengan pengukuran dalam desibel (dB). Semakin tinggi amplitudo suara, semakin keras. Suara pesawat lepas landas mencapai sekitar 120 dB. Suara desir daun sedang sekitar 33 dB.

Manusia bisa mendengar suara kapan gelombang suara merambat di udara atau media lain ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi suara yang dapat didengar oleh telinga manusia adalah dari 20 Hz hingga 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva respons. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.

Gelombang suara terdiri dari molekul udara yang bergetar bolak-balik. Setiap saat, molekul berdesakan di beberapa tempat, menghasilkan daerah tekanan tinggi, tetapi di tempat lain meregang, menghasilkan wilayah tekanan rendah. Gelombang tekanan tinggi dan rendah secara bergantian bergerak di udara, menyebar dari sumber suara. Itulah alasan mengapa gelombang suara adalah gelombang longitudinal.

Suara merambat di udara dengan kecepatan 1.224 km / jam. Suara akan merambat lebih lambat jika suhu dan tekanan udara lebih rendah. Di udara tipis dan dingin di ketinggian lebih dari 11 km, kecepatan suara 1.000 km / jam. Di air, kecepatannya 5.400 km / jam, jauh lebih cepat daripada di udara.

Kadang-kadang frekuensi yang didengar oleh pengamat berubah tiba-tiba ketika sumber suara (misalnya klakson mobil) bergerak lebih dekat atau menjauh menurut pengamat diam. Fenomena ini dikenal sebagai efek Doppler, yaitu perbedaan frekuensi yang diterima pendengar dengan frekuensi asli dari sumber getaran relatif antara pendengar dan sumber suara. Ketika posisi antara pengamat dan sumber mendekati satu sama lain, pengamat mendengar frekuensi yang lebih tinggi, dan jika posisi itu saling jauh, pengamat mendengar frekuensi yang lebih rendah. Dan fenomena ini berhasil dijelaskan oleh fisikawan Christian Johann Doppler (1803-1855) pada tahun 1842.

Lihat video dan Animasi Fisika Flash:

Video: Pengukuran Gelombang Suara di Pipa Organa Tertutup


Beats
Perangai
Efek Doppler, 1 sumber bergerak

Seperti ini:

Seperti Memuat …

daftar sbobet

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *