3.4. Listrik Statis | BLOG BELAJAR FISIKA sma


102
102 points
3.4. Listrik Statis | BLOG BELAJAR FISIKA sma

STATIS LISTRIK FENOMENA

<img aria-dijelaskan oleh = "caption-attachment-144" data-attachment-id = "144" data-permalink = "https://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis / electodes / "data-orig-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/electodes.gif "data-orig-size =" 50.100 "data-komentar-dibuka =" 1 "data -image-meta = "{" aperture ":" 0 "," credit ":" "," camera ":" "," caption ":" "," Created_timestamp ":" 0 "," copyright ":" " , "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": ""} "data-image-title =" Electodes "data-image-description ="

Lompatan Muatan Listrik

"data-medium-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/electodes.gif?w=50 "data-file-besar =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com /2009/08/electodes.gif?w=50 "class =" size-full wp-image-144 "title =" Electodes "src =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/electodes .gif? w = 510 "alt =" Lompatan Muatan Listrik "/>

Lompatan Muatan Listrik

Apakah kamu tidak pernah menggosokkan penggaris plastik pada tangan kemudian mendekatkannya ke rambut? … jika memang pernah … tapi boleh juga sih dicoba … selanjutnya jika perlu … beberapa helai rambut mulai diangkat. Cara lain, dengan menggunakan balon, gosokkan balon ke rambut kita kemudian tempelkanlah pada dinding…. balon akan menempel di dinding. Beberapa contoh ini adalah salah satu dari sekian banyak fenomena listrik statis (elektrostatik) yang telah menjadi perhatian manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Atau… dalam skala yang lebih besar fenomena elektrostatik sering kita lihat pada peristiwa timbulnya petir atau halilintar, hal ini diakibatkan adanya loncatan muatan listrik statis di ionosfir.

Tahun 1700-an, seorang Ilmuan bernama Du Fay menunjukkan bahwa ada dua jenis fakta kelistrikan statik. Pertama yang menyebabkan listrik dapat menarik efek menarik pada objek tertentu dan yang dapat menyebabkan tolak-menolak. Dari dua fakta ini disimpulkan dari dua jenis sumber listrik (yang kemudian disebut muatan listrik). Du Fay menamakan variasi istilah ini dengan istilah resinous (-) dan vitreous (+).

Seorang ilmuan, sastrawan, politisi dan mayoritas salah seorang penggagas deklarasi kemerdekaan Amerika, Benjamin Franklin pada tahun 1752 kemudian menyatakan bahwa kedua jenis listrik (muatan listrik) ini sebagai positif (+) dan negatif (-). Penamaan ini digunakan hingga saat ini dan sangat membantu dalam menjelaskan gaya elektrostatik.

Robert A. Millikan (1869-1953) kemudian melakukan eksperimen yang mencari mencari harga yang paling kecil yang bisa didapat. Percobaan Millikan dikenal sebagai percobaan tetes-minyak (oil-drop). Percobaan ini dilakukan dengan meneteskan minyak dengan tetesan kecil melalui dua pelat logam dengan potensi berbeda yang dapat diatur. Medan listrik yang dihasilkan dari pelat kedua akan menarik muatan listrik dari tetesan minyak tadi di pelat bagian atas, dan jika beda tegangan pemasangan agar cukup bisa mengimbangi gaya peletakan pada minyak, maka partikel-partikel minyak yang mengandung cadangan akan melayang . Pada gaya ini, perbaiki (yang bisa kita hitung) sama dengan gaya elektrostatik. Melalui banyak percobaan dengan tetes minyak yang beragam massanya, maka Millikan menerima dari hasil listrik yang diperoleh dengan kelipatan dari 1,602 x 10-19 C. Hasil percobaan tetes minyaknya memperoleh harga yang dibutuhkan sebesar 1,6 x 10-19. Harga yang dikeluarkan oleh sebagian besar elektron, sehingga bilangan yang disebut e (muatan elektron). e = 1,602 x10-19 C. Membantah benda apa pun yang bermuatan listrik, memuatnya kelipatan bilangan bulat dari harga e (1e, 2e, 3e, dst). Atas percobaan ini Millikan menerima hadiah Nobel bidang Fisika.

HUKUM COULOMB

Pada tahun 1768, melalui sebuah percobaan, Coulomb mendapatkan muatan yang menarik akan menarik efek menarik (atraktif) dan benda yang berlainan jenis akan saling menolak (repulsif). Gaya tarik / tolak ini berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar benda / muatan dan sebanding dengan muatan benda tersebut.

KAPASITOR

<img aria-dijelaskan oleh = "caption-attachment-138" data-attachment-id = "138" data-permalink = "https://belajarfisika91.wordpress.com/hal_2/" data-orig-file = "https: / /belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_2.jpg "data-orig-size =" 52,75 "data-komentar-dibuka =" 1 "data-image-meta =" {"aperture": " 0 "," kredit ":" "," kamera ":" "," keterangan ":" "," Created_timestamp ":" 0 "," hak cipta ":" "," focal_length ":" 0 "," iso " : "0", "shutter_speed": "0", "title": ""} "data-image-title =" Kapasitor Elektrik "data-image-description ="

Kapasitor Elektrik

"data-medium-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_2.jpg?w=52 "data-file-besar =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com /2009/08/hal_2.jpg?w=52 "class =" size-full wp-image-138 "title =" Kapasitor Elektrik "src =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/ hal_2.jpg? w = 510 "alt =" Kapasitor Elektrik "/>

Kapasitor Elektrik

Kapasitor adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik, dan juga terdiri dari dua konduktor yang dipasang oleh bahan penyekat (bahan dielektrik) setiap konduktor di sebut keping. Kapasitor atau disebut juga kondensator adalah alat (komponen) listrik yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat menghemat listrik untuk sementara waktu. Pada prinsipnya kapasitor terdiri atas dua konduktor (lempeng logam) yang dipindahkan oleh bahan penyekat (isolator). Isolator penyekat ini sering disebut bahan (zat) dielektrik.

Zat dielektrik yang digunakan untuk menyekat kedua penghantar dapat digunakan untuk membedakan jenis kapasitor. Beberapa kapasitor menggunakan bahan dielektrik terdiri dari kertas, mika, cairan dan lain sebagainya.

Kegunaan kapasitor dalam berbagai rangkaian listrik adalah:

Hindari loncatan bunga api listrik pada rangkaian yang mengandung kumparan, bila tiba-tiba arus listrik diputuskan dan dinyalakan
menyimpan muatan atau energi listrik dalam rangkaian penyala elektronik
memilih panjang gelombang pada penerima radio
sebagai filter dalam catu daya (power supply)

Bentuk Kapasitor

<img aria-dijelaskan oleh = "caption-attachment-146" data-attachment-id = "146" data-permalink = "https://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis / hal_3g / "data-orig-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3g.jpg "data-orig-size =" 86.240 "data-komentar-dibuka =" 1 "data -image-meta = "{" aperture ":" 0 "," credit ":" "," camera ":" "," caption ":" "," Created_timestamp ":" 0 "," copyright ":" " , "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": ""} "data-image-title =" Kapasitor Kertas "data-image-description ="

Kapasitor Kertas

"data-medium-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3g.jpg?w=86 "data-file-besar =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com /2009/08/hal_3g.jpg?w=86 "class =" size-full wp-image-146 "title =" Kapasitor Kertas "src =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/ hal_3g.jpg? w = 510 "alt =" Kapasitor Kertas "/>

Kapasitor Kertas

<img aria-dijelaskan oleh = "caption-attachment-147" data-attachment-id = "147" data-permalink = "https://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis / hal_3h / "data-orig-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3h.jpg "data-orig-size =" 243.101 "data-komentar-dibuka =" 1 "data -image-meta = "{" aperture ":" 0 "," credit ":" "," camera ":" "," caption ":" "," Created_timestamp ":" 0 "," copyright ":" " , "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": ""} "data-image-title =" Variabel Kapasior "data-image-description ="

Variabel Kapasior

"data-medium-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3h.jpg?w=243 "data-file-besar =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com /2009/08/hal_3h.jpg?w=243 "class =" size-full wp-image-147 "title =" Kapasior Variabel "src =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/ hal_3h.jpg? w = 510 "alt =" Kapasior Variabel "srcset =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3h.jpg 243w, https://belajarfisika91.files.wordpress.com/ 2009/08 / hal_3h.jpg? W = 150 150w "size =" (max-width: 243px) 100vw, 243px "/>

Variabel Kapasior

variabel kapasitor (kapasitas besar dapat diubah-ubah dengan nilai kapasitas maksimum 500 pF)

kapasitor kertas (kapasitas besar 0,1 F)

(sumber: jowo.jw.lt/pustaka/buku/Iptek/Listrik Statis_txt. dan e-dukasi.net)

Rangkaian dasar kapasitor

Seri

<img aria-dijelaskan oleh = "caption-attachment-151" data-attachment-id = "151" data-permalink = "https://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis / hal_8 / "data-orig-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_8.jpg "data-orig-size =" 320.130 "data-komentar-dibuka =" 1 "data -image-meta = "{" aperture ":" 0 "," credit ":" "," camera ":" "," caption ":" "," Created_timestamp ":" 0 "," copyright ":" " , "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": ""} "data-image-title =" Rangkaian Seri Kapasitor "data-image-description = "

Rangkaian Seri Kapasitor

"data-medium-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_8.jpg?w=300 "data-file-besar =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com /2009/08/hal_8.jpg?w=320 "class =" size-medium wp-image-151 "title =" Rangkaian Seri Kapasitor "src =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08 /hal_8.jpg?w=300&h=121 "alt =" Rangkaian Seri Kapasitor "width =" 300 "height =" 121 "srcset =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_8.jpg ? w = 298 & h = 121 298w, https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_8.jpg?w=150&h=61 150w, https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08 /hal_8.jpg 320w "size =" (max-width: 300px) 100vw, 300px "/>

Rangkaian Seri Kapasitor

Paralel

<img aria-dijelaskan oleh = "caption-attachment-152" data-attachment-id = "152" data-permalink = "https://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis / hal_9 / "data-orig-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_9.jpg "data-orig-size =" 320.184 "data-komentar-dibuka =" 1 "data -image-meta = "{" aperture ":" 0 "," credit ":" "," camera ":" "," caption ":" "," Created_timestamp ":" 0 "," copyright ":" " , "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": ""} "data-image-title =" Rangkaian Paralel Kapasitor "data-image-description = "

Rangkaian Paralel Kapasitor

"data-medium-file =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_9.jpg?w=300 "data-file-besar =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com /2009/08/hal_9.jpg?w=320 "class =" size-medium wp-image-152 "title =" Rangkaian Paralel Kapasitor "src =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08 /hal_9.jpg?w=300&h=172 "alt =" Rangkaian Paralel Kapasitor "width =" 300 "height =" 172 "srcset =" https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_9.jpg ? w = 300 & h = 172 300w, https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_9.jpg?w=150&h=86 150w, https://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08 /hal_9.jpg 320w "size =" (max-width: 300px) 100vw, 300px "/>

Rangkaian Paralel Kapasitor

Selengkapnya dalam:

Modul 2 _ Listrik Statis (Power Point ; PDF)
Latihan Soal _ 3.4. Listrik Statis (dari BANK SOAL FISIKA sma )

Seperti ini:

Seperti Memuat …


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *