Apakah Manusia Bisa Menciptakan Medan Magnetik Sendiri?


112
112 points
Apakah Manusia Bisa Menciptakan Medan Magnetik Sendiri?

Quipperian suka berpetualang di alam liar? Apa yang akan Anda lakukan jika suatu hari Anda tersesat? Bagaimana, ya, bagaimana menemukan jalan keluar dari tempat yang jauh dan jauh dari jangkauan teknologi? Ternyata sejak dulu, manusia sudah bisa memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya yang disediakan oleh alam, lho! Penasaran bagaimana? Pertimbangkan diskusi berikut!

Bagaimana magnet itu pertama kali ditemukan

Deskripsi magnetisme yang diketahui paling awal diidentifikasi melalui penemuan-penemuan historis tentang properti dan peralatan yang ditinggalkan oleh orang kuno sekitar 2.500 tahun yang lalu. Orang-orang Yunani, India, dan Cina tahu magnet melalui batu-batu kecil yang secara alami mampu menarik logam, seperti besi dan baja.

Batu itu disebut magnetum lodestone – sebuah nama yang diserap dari bahasa Inggris Tengah yang juga berakar pada bahasa Yunani – yaitu magnitis dan lithos. Magnitis sendiri merujuk pada daerah di Yunani di mana batu itu ditemukan, yaitu Magnesia, sedangkan makna lithos adalah batu. Jadi, magnetum lodestone berarti batu yang berasal dari Magnesia.

Magnesia di Yunani sering disamakan dengan wilayah yang disebut Magnesia (Manisa) di Turki. Faktanya, keduanya adalah wilayah yang sangat berbeda dan dipisahkan oleh sekitar 1.000 – 1.200 km oleh daratan. Namun, mengenai area yang sebenarnya menjadi asal usul magnet, masih menjadi perdebatan yang belum berakhir pada solusi.

Proses Pembentukan Magnet

Terlepas dari masa lalu dan asal-usulnya, ternyata selain terbentuk secara alami, magnet juga dapat dibuat, Anda tahu, Quipperian! Ada beberapa cara yang mungkin untuk menghasilkan magnet Anda sendiri, yaitu melalui menggosok, induksi elektromagnetik, atau induksi manual.

Kali ini, kita akan memfokuskan diskusi pada pembentukan magnet dengan induksi elektromagnetik. Itu dimulai pada 1820 ketika Hans Christian ├śrsted (merah: Oersted), seorang ahli fisika dan kimia Denmark, menemukan hipotesis yang menyatakan hubungan antara listrik dan fenomena magnetisme.

Dia menyatakan bahwa arus listrik yang mengalir di konduktor dapat menciptakan medan magnet di sekitarnya. Kesimpulan ini diperoleh ketika ia mengamati jarum kompas yang dibawa dekat dengan kabel listrik. Oersted menemukan bahwa jarum dari kompas terdistorsi.

Hubungan Listrik dengan Medan Magnet

Melanjutkan hipotesis Oersted, Jena-Baptiste Biot dan Felix Savart muncul. Mereka adalah duo ahli matematika dan fisikawan Prancis yang merumuskan cara untuk menentukan nilai medan magnet yang dihasilkan dari aliran listrik dalam konduktor melalui Hukum Biot-Savart berikut:

Simbol ╬╝0 juga disebut magnet konstan yang merupakan ukuran kemampuan suatu material untuk mendukung pembentukan medan magnet dalam material. Selanjutnya, kami akan mencoba menghitung besarnya medan magnet yang dihasilkan dari dua kabel yang bertindak sebagai konduktor berikut:

Dua kabel ditempatkan sejajar dengan arah yang berlawanan dengan jarak 2 cm. Jika arus yang mengalir pada kawat sebesar 2 A, maka induksi magnetik pada titik P tepat di tengah-tengah kedua kabel …

Aplikasi Magnet dalam Kehidupan Sehari-hari

Nah, Quipperian, meskipun manusia purba hanya dapat menggunakan magnetisme alami di masa lalu, mereka sudah mulai menggunakan kompas magnetik sejak abad ke 12 hingga 13, Anda tahu.

Kompas ini terutama sangat berguna bagi para pedagang yang berlayar dari Cina, Eropa dan Arab. Namun, konsep yang dimiliki oleh kompas magnetik telah terganggu ketika mulai muncul kapal layar yang terbuat dari baja atau besi karena jarum kompas dialihkan ke arah lain.

Dengan memahami konsep-konsep yang dibahas di atas, kita tahu bahwa ada magnet yang diciptakan secara alami dan beberapa diciptakan oleh manusia, salah satunya adalah melalui induksi magnetik.

Oleh karena itu, diharapkan penggunaan magnet dalam kehidupan manusia dapat berkembang lebih lanjut. Begitu juga Anda, Quipperian. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang induksi magnetik, Anda dapat berlangganan Quipper Video melalui tautan berikut:

Tautkan cara mendaftar: bit.ly/caradaftarquipper

Tautan pendaftaran: https://learn.quipper.com/signup/video/ID

Sumber:

Penulis: Laili Miftahur Rizqi


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *