Badan Penelitian Ruang Angkasa | Antariksa


99
99 points
Badan Penelitian Ruang Angkasa | Antariksa

Proposal negara antariksa yang disebut Asgardia telah diluncurkan untuk membangun warga negara masa depan. Para pemimpin proyek Asgardia membahas kediaman futuristik yang dapat menampung 150 juta orang pada konferensi pers di Paris, Prancis, Rabu pekan lalu. Satelit pertama Asgardia rencananya akan diluncurkan tahun depan, awal dari proyek jangka panjang.

Asgardia diambil dari nama rumah para dewa Nors, Asgard. Juga Dewa Thor, salah satu tokoh mitologi Yunani dan tokoh film Marvel, dipersenjatai dengan palu Mjolnir. Menurut ketua tim dan pencetus konsep Asgardia, Igor Ashurbeyli, tempat ini akan menjadi lokasi yang demokratis. "Setiap individu dapat mengembangkan temuan mereka tentang teknologi luar angkasa di sini," katanya, seperti dilansir Space.com.

Ashurbeyli adalah seorang ilmuwan yang mendirikan perusahaan teknologi Socium Holding. Asgardia adalah proyek perusahaan yang memiliki lebih dari 10 ribu karyawan di 30 perusahaan di seluruh dunia.

Warga dunia sudah dapat mendaftar untuk menjadi salah satu dari 100.000 penduduk pertama melalui situs web asgardia.space. Meski baru seminggu telah dirilis, sudah ada 84 ribu pelamar. Setelah terpilih kemudian, setiap warga negara harus memenuhi semua persyaratan untuk menjadi warga negara Asgardia. Salah satunya harus berasal dari negara yang memungkinkan status kewarganegaraan ganda.

Ashurbeyli mengatakan pesawat induk Asgardia akan terbang di bawah atau di luar orbit Bumi. Untuk membuat negara ruang angkasa ini diakui, ia dan tim membutuhkan setidaknya puluhan ribu warga negara sebelum mereka mendaftarkan diri sebagai negara ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Meski begitu, tidak semua penduduk Asgardia wajib tinggal di ruang "negara", sama seperti penghuni bumi lainnya yang tinggal di luar negara mereka. "Sekarang, desain bendera dan lambang negara sedang dipersiapkan," katanya.

poker online

Asgardia Nation, menurut Ashurbeyli, dibentuk untuk melayani tugas-tugas kemanusiaan dan perdamaian di luar angkasa. Dia berharap 2 persen dari populasi usia produktif dan kreatif di bumi (sekitar 150 juta) dapat bergabung sebagai warga Asgardia. Dan status warga negara akan diberikan kepada siapa saja yang mengembangkan dan berinvestasi dalam teknologi luar angkasa.

"Asgardia adalah cerminan dari bumi di ruang tanpa batas. Tidak ada batasan agama dan nasional, sebagai individu yang independen, tidak mewakili negara," katanya.

Ram Jakhu, Direktur Institut Hukum Udara dan Antariksa McGill University di Montreal, Amerika Serikat, serta tim pakar hukum Asgardia, mengatakan harus ada empat elemen agar Asgardia diakui oleh PBB sebagai negara. Keempat elemen tersebut adalah penghuni, sistem pemerintahan, infrastruktur ruang pesawat terbang utama sebagai fungsi negara, serta pengakuan negara-negara anggota PBB.

"Visi Asgardia sangat jelas: pertama, itu membantu melindungi bumi dari serangan luar angkasa atau asteroid. Kedua, akses terbuka ke negara-negara yang tidak memiliki infrastruktur untuk dapat pergi ke luar angkasa," kata Jakhu. Menariknya, pelamar tidak perlu membayar sepeser pun untuk aplikasi pertama untuk kewarganegaraan atau pengembangan satelit.

Satelit pertama akan diluncurkan dari negara dengan pengalaman luar angkasa. Namun peluncuran pesawat induk Asgardia, menurut Ashurbeyli, akan dilakukan di negara-negara berkembang yang tidak menandatangani Perjanjian Luar Angkasa. Perjanjian internasional yang lahir pada era Perang Dingin 1967 mensyaratkan bahwa semua kegiatan ruang angkasa dilakukan oleh negara, bukan individu atau sektor swasta. Ini jelas tidak sesuai dengan semangat tim Asgardia yang tidak ingin melibatkan negara dalam membentuk negara-bangsa pertama ruang di bumi.

Anggota tim proyek Asgardia, Joseph Pelton, mengatakan negara-bangsa Asgardia juga akan melindungi bumi dari asteroid dan debu ruang angkasa. "Bumi membutuhkan pesawat ruang angkasa besar untuk pertahanan terhadap semua itu," kata pria yang juga direktur emeritus Sistem Penelitian dan Komunikasi Antariksa Universitas George Washington.

daftar sbobet

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *