Biografi Megawati Soekarnoputri Lengkap | Kumpulan Sejarah


115
115 points
Biografi Megawati Soekarnoputri Lengkap | Kumpulan Sejarah

Biografi Megawati. (H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri atau secara umum lebih dikenal dengan Megawati Soekarnoputri atau biasa dipanggil dengan panggilan "Mbak Mega"(lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947; usia 71 tahun) adalah Presiden Indonesia kelima yang menjabat sejak 23 Juli 2001 hingga 20 Oktober 2004. Dia adalah presiden wanita Indonesia pertama dan anak perempuan dari presiden Indonesia pertama, Soekarno , yang kemudian mengikuti jejak ayahnya menjadi Presiden Indonesia. Pada tanggal 20 September 2004, ia kehilangan suara dari Susilo Bambang Yudhoyono pada putaran kedua Pemilihan Presiden 2004.

Ia menjadi presiden setelah MPR mengadakan Sesi MPR Khusus pada tahun 2001. Sesi Khusus MPR diadakan sebagai tanggapan terhadap langkah-langkah Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang membekukan MPR / DPR dan Partai Golkar. Dia dilantik pada 23 Juli 2001. Sebelumnya dari 1999-2001, dia adalah Wakil Presiden pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Megawati juga ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sejak berpisah dari Partai Demokrat Indonesia pada tahun 1999.

Megawati Soekarnoputri adalah anak kedua Presiden Soekarno yang telah memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Ibu Megawati, Fatmawati, adalah seorang gadis yang lahir di Bengkulu tempat Sukarno diasingkan pada masa kolonial Belanda. Ia dilahirkan selama Agresi Militer Belanda. Ketika Soekarno diasingkan ke pulau Bangka, Fatmawati melahirkan seorang bayi bernama Megawati Soekarno Putri, pada 23 Januari 1947 di desa Ledok Ratmakan, sebelah barat Sungai Code. Setelah kemerdekaan Indonesia, Megawati kemudian dibesarkan di Istana Merdeka.

Biografi Megawati, Biografi Lengkap Megawati, Biografi Megawati Soekarno Putri, Biografi Lengkap Megawati Soekarno Putri, Biografi Ms. Mega, Biografi Ms. Megawati, Ms. Megawati, Ms. Megawati Soekarno Biografi Putri, Biografi Presiden Indonesia, Biografi Presiden Indonesia Lengkap, Koleksi Biografi Presiden Lengkap, Koleksi Biografi Presiden, Biografi Presiden, Biografi Wakil Presiden, Biografi Wakil Presiden Lengkap, Sejarah Kota, Sejarah Distrik, Sejarah Negara, Sejarah Provinsi, Cerita Rakyat Lengkap, Koleksi Sejarah Lengkap

Kredit: Wikipedia | Gambar: Megawati Soekarnoputri

Ia pernah kuliah di Universitas Padjadjaran di Bandung (tidak lulus) di bidang pertanian, selain itu juga pernah menempuh pendidikan di Universitas Padjadjaran Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (juga tidak lulus).

Karier politik Megawati Soekarnoputri, yang penuh liku-liku, tampaknya sejalan dengan garis kisah kehidupan perjalanan bahtera rumah tangganya yang telah gagal.

Suami pertamanya adalah Letnan Satu (Penerbang) Surindro Supjarso, seorang pilot pesawat Angkatan Udara dan perwira pertama di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (TNI-AU) Republik Indonesia. Surindro tinggi, tampan dengan gaya rambut jambul, di antara rekan-rekannya ia sering disebut "Pacul". Surindro adalah teman dekat Guntur Soekarnoputra, kakak Megawati. Konon katanya, Guntur lah yang membuat Mega cocok dengan Surindro. Mereka menikah pada hari Sabtu, 1 Juni 1968 di Jalan Sriwijaya Nomor 7, Kebayoran Baru, Jakarta. Setelah itu, Megawati kemudian mengikuti suaminya, Surindro, yang tinggal di Madiun, Jawa Timur. Di sana ia menjadi seorang ibu rumah tangga dan merawat anak pertamanya, Mohammad Rizki Pratama. http://juraganseliti.blogspot.com/2018/09/biografi-megawati-soekarnoputri-lengkap.html

Ketika Mega hamil dengan anak keduanya (Mohammad Prananda), Surindro mengalami kecelakaan pesawat yang merenggut nyawanya. Pesawat Skyvan T-701 yang ia kendalikan jatuh di laut di sekitar perairan Pulau Biak, Irian Jaya, pada 22 Januari 1970. Surindro dan tujuh awaknya yang hilang tidak diketahui dan hanya ada serpihan-serpihan pesawat itu & # Puing-puing ditemukan tersebar tersebar di sekitar laut perairan. Mega menderita kesedihan yang dalam, dia berduka untuk waktu yang lama.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1972, pada saat itu Megawati masih berusia awal dua puluhan dengan memiliki dua anak yang masih balita, dia kemudian kembali untuk menjalin hubungan cinta dengan seorang pria yang dikatakan sebagai pengusaha dari Mesir, yang juga a Diplomat Mesir yang saat itu bertugas di Jakarta, bernama Hassan Gamal Ahmad Hasan. Namun, pernikahan kedua Mega kali ini tidak berlangsung lama, hanya berlangsung tiga bulan, karena pernikahan Megawati dengan Hassan (suami kedua Mega) disorot oleh Media Massa dengan alasan bahwa Megawati masih terikat oleh perkawinan yang sah dengan Surindro, suami pertamanya dan pada saat itu belum ada keputusan pasti dari pemerintah, dalam hal ini Markas Besar Angkatan Udara (Mabes) Angkatan Udara, mengenai nasib suami pertama yang tubuhnya sampai sekarang belum ditemukan. | http://juraganseliti.blogspot.com/2018/09/biografi-megawati-soekarnoputri-lengkap.html |. Keluarga Bung Karno tidak tinggal diam, mereka kemudian menyewa seorang pengacara, Sumadji, untuk membatalkan pernikahan kontroversial Mega yang kedua. Melalui keputusan Pengadilan Agama Tinggi Jakarta akhirnya Hassan menyerah dan menyerah. Dari pernikahan dengan suami keduanya yang kandas, Megawati tidak dikaruniai anak.

poker online

Kebahagiaan dan kedamaian kehidupan rumah tangga Megawati Soekarnoputri itu hanya benar-benar mapan dan terasa setelah dia menikahi Moh. Taufiq Kiemas, rekan aktivisnya di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), yang juga merupakan salah satu penggerak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Suami ketiga Mega, Taufiq Kiemas, selain aktif GMNI, ia juga bergabung dengan "Inti Pembina Jiwa Revolusi", yaitu sebuah organisasi yang menjunjung tinggi ajaran "Soekarno". Taufiq Kiemas, yang Guntur diberi julukan "orang Kaukasia", menikahi Mega pada akhir Maret 1973. Pesta pernikahan mereka berlangsung hanya di "Panti Perwira", Jakarta Pusat. Dari pasangan ini, Puan Maharani, yang merupakan anak ketiga Megawati Soekarnoputri dan merupakan anak pertama dari Taufiq Kiemas, adalah satu-satunya.

Jejak politik ayah memiliki pengaruh kuat pada Megawati Sukarnoputri. Karena sejak mahasiswa, saat kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Pajajaran, ia selalu aktif dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

1986

Pada tahun 1986 ia mulai memasuki dunia politik, sebagai wakil ketua Cabang PDI Jakarta Pusat. Karier politiknya dijabarkan. Mega hanya perlu satu tahun untuk menjadi anggota Parlemen Indonesia.

1993

Dalam Kongres Luar Biasa PDI yang diadakan di Surabaya 1993, Megawati dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PDI.

1996

Namun, pemerintah tidak puas dengan pemilihan Mega sebagai Ketua PDI. Mega digulingkan di Kongres PDI di Medan pada tahun 1996, yang memilih Soerjadi sebagai Ketua PDI.

Mega tidak menerima konsiliasi dan tidak mengakui Kongres Medan. Dia masih merasa bahwa dia adalah Ketua PDI yang sah. Kantor dan peralatan dikendalikan oleh Mega. Mega tidak mau mundur satu langkah. Mereka terus berusaha membela kantor DPP PDI. Namun, Soerjadi, yang didukung oleh pemerintah, mengancam akan secara paksa merebut kantor DPP PDI yang berlokasi di Jalan Diponegoro.

Ancaman Soerjadi kemudian menjadi kenyataan. 27 Juli 1996 grup Soerjadi benar-benar merebut kantor DPP PDI dari pendukung Mega. Serangan yang menyebabkan puluhan pendukung Mega meninggal, mengikuti kerusuhan massal di Jakarta yang dikenal sebagai Insiden 27 Juli. Kerusuhan juga membuat beberapa aktivis merana di penjara.

Serangan terhadap kantor DPP PDI tidak menyurutkan langkah Mega. Bahkan, dia lebih bertekad untuk meningkatkan perlawanan. Dia memilih jalur hukum, meskipun kemudian dia kandas di pengadilan. Mega masih tidak berhenti. Biografi Megawati, Biografi Lengkap Megawati, Biografi Megawati Soekarno Putri, Biografi Lengkap Megawati Soekarno Putri, Biografi Ms. Mega, Biografi Ms. Megawati, Ms. Megawati, Ms. Megawati Soekarno Biografi Putri, Biografi Presiden Indonesia, Biografi Presiden Indonesia Lengkap, Koleksi Biografi Presiden Lengkap, Koleksi Biografi Presiden, Biografi Presiden, Biografi Wakil Presiden, Biografi Wakil Presiden Lengkap, Sejarah Kota, Distrik Sejarah, Sejarah Negara, Sejarah Lengkap, Koleksi Lengkap Sejarah Tidak dapat dihindari, PDI dipisahkan menjadi PDI di bawah Mega Soerjadi dan PDI. Pemerintah mengakui Soerjadi sebagai Ketua PDI yang sah. Namun, massa PDI disukai Mega.

1997

Keberpihakan PDI dengan Mega semakin nyata dalam pemilu 1997. Suara PDI di bawah Soerjadi turun tajam. Beberapa orang Mega memihak Partai Persatuan Pembangunan, yang kemudian melahirkan istilah "Mega Bintang". Mega sendiri memilih abstain pada saat itu.

1999

Pada pemilu 1999, PDI Mega berganti nama menjadi PDI Perjuangan berhasil memenangkan pemilihan. Meski bukan kemenangan besar, ia memenangkan lebih dari tiga puluh persen suara. Kerumunan pendukung, memaksa Mega untuk menjadi presiden. Mereka mengancam, jika Mega tidak menjadi presiden, akan ada revolusi.

Tetapi plot yang dikembangkan dalam Sesi Umum 1999 mengatakan yang lain, dan memilih KH Abdurrahman Wahid sebagai Presiden. Dia kalah tipis dalam pemungutan suara untuk pemilihan presiden adalah 373 dibandingkan dengan 313 suara.

2001

Namun, waktu juga berada di samping Megawati Sukarnoputri. Dia tidak perlu menunggu lima tahun untuk menggantikan Presiden Abdurrahman Wahid, setelah Sidang Umum 1999 gagal dia menjadi Presiden. Sesi Khusus MPR, Senin (23/7/2001), telah menaikkan statusnya menjadi Presiden, setelah Presiden Abdurrahman Wahid dicabut oleh MPR Republik Indonesia.

2004

Periode pemerintahan Megawati ditandai oleh penguatan konsolidasi demokrasi di Indonesia, selama masa pemerintahannya, pemilihan presiden langsung diadakan dan umumnya dianggap sebagai salah satu keberhasilan proses. demokratisasi di Indonesia. Dia menderita kekalahan (40% – 60%) dalam pemilihan presiden 2004 dan harus tunduk pada tonggak pemilihan presiden Susilo Bambang Yudhoyono mantan Menteri Koordinator pada masa pemerintahannya.

2014

Megawati dan PDI-P menunjuk Joko Widodo untuk maju dalam Pemilu Presiden Indonesia 2014. Akhirnya melalui proses pemilihan yang panjang, Joko Widodo dan Jusuf Kalla terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2014-2019. Biografi Megawati, Biografi Lengkap Megawati, Biografi Megawati, Soekarno Putri, Biografi Lengkap Megawati Soekarno Putri, Biografi Mega Mega, Biografi Mega Megawati, Biografi Ibu Megawati Soekarno Putri, Biografi Presiden Indonesia, Biografi Presiden Indonesia Lengkap, Koleksi Biografi Presiden Penuh, Koleksi Biografi Presiden Republik Indonesia, Biografi Presiden, Biografi Wakil Presiden, Biografi Wakil Presiden, Biografi Wakil Presiden, Biografi Lengkap Wakil Presiden, Sejarah Kota, Sejarah Kabupaten , Sejarah Negara, Sejarah Provinsi, Cerita Rakyat Lengkap, Koleksi Sejarah Lengkap

Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI-P ke-4, Semarang, Jawa Tengah, 20 September 2014, Megawati diangkat kembali menjadi Ketua Umum PDI-P 2015-2020.

Anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (Bandung); (1965)

Anggota Fraksi Komisi IV DPR RI (1987-1997)

Ketua DPC PDI Jakarta Pusat

Versi Ketua PDI Kongres Luar Biasa PDI (KLB) di Surabaya (1993-1996)

PDI yang dipimpinnya berubah nama menjadi PDI Perjuangan pada 1999-sekarang

Wakil Presiden Republik Indonesia (20 Oktober 1999, 23 Juli 2001)

Presiden Republik Indonesia ke-5 (23 Juli 2001, 20 Oktober 2004)

SD Perguruan Cikini Jakarta (1954-1959)

SMP Cikini College Jakarta (1960-1962)

Sekolah Menengah Atas, Cikini College, Jakarta (1963-1965)

Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Bandung (1965-1967); tidak selesai

Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia Jakarta (1970-1972); tidak selesai

daftar sbobet

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *