Cara Memberi Makan Monster Galaksi


91
91 points
Cara Memberi Makan Monster Galaksi

Lubang hitam supermasif, monster galaksi di pusat galaksi, dapat terbentuk dari bintang-bintang yang melahap gas antarbintang dan bintang-bintang kecil.

Ilustrasi pembentukan bintang supermasif yang nantinya akan berkembang menjadi lubang hitam supermasif. Kredit: NAOJ

Ilustrasi pembentukan bintang supermasif yang nantinya akan berkembang menjadi lubang hitam supermasif, monster di pusat galaksi. Kredit: NAOJ

Hampir semua galaksi, termasuk Bima Sakti, memiliki lubang hitam raksasa di tengahnya.

Lubang hitam raksasa yang kita kenal sebagai lubang hitam supermasif, jenis lubang hitam terbesar yang kita kenal sekarang. Terlepas dari jumlah atau ukurannya, para ilmuwan masih belum tahu dari mana lubang hitam supermasif itu berasal dan bagaimana lubang itu terbentuk.

Untuk mengungkap misteri ini, tim ilmuwan sedang melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana lubang hitam supermasif terbentuk, dengan menambahkan bahan ke menu diet lubang hitam.

Megastar

Banyak astronom mencurigai bahwa lubang hitam raksasa terbentuk ketika awan raksasa kuno runtuh dan membentuk bintang supermasif. Ketika bintang mengakhiri hidupnya, bintang supermasif berkembang menjadi lubang hitam supermasif.

Tapi, teorinya sebenarnya punya masalah. Bintang supermasif semacam itu hanya dapat terbentuk jika awan gas dan debu adalah awan murni yang tersusun dari hidrogen dan helium. Awan seperti itu hanya ada ketika Semesta masih sangat muda. Dengan kata lain, lubang hitam supermasif hanya terbentuk ketika Semesta masih bayi atau sangat muda.

Ketika Semesta semakin tua, awan-awan raksasa murni ini tidak dapat membentuk semua lubang hitam supermasif yang kita temukan saat ini.

Kelimpahan Awan

Untuk mendapatkan jawabannya, para astronom dari Universitas Tohoku, Jepang, mencari cara lain sehingga lubang hitam supermasif dapat terbentuk, ketika Semesta tidak lagi bayi. Ketika Semesta semakin tua, awan gas tidak lagi murni. Selain hidrogen dan helium, Semesta sudah diisi dengan unsur-unsur berat lainnya seperti oksigen dan karbon.

Keberadaan unsur-unsur berat membuat perilaku awan jadi berbeda. Awan gas dan debu tidak lagi menghasilkan bintang supermasif. Awan raksasa itu sebenarnya memecah menjadi gumpalan kecil yang berevolusi untuk membentuk bintang yang lebih kecil.

Bintang seperti ini, meski masih lebih masif dari Matahari, tidak dapat menghasilkan lubang hitam supermasif. Lubang hitam yang dihasilkan kecil.

Bisakah lubang hitam supermasif masih terbentuk dari awan yang kaya akan elemen berat?

Untuk mendapatkan jawabannya, simulasi 3D dibuat untuk mengetahui evolusi awan-awan ini. Hasil simulasi dengan superkomputer ATERUI II, para ilmuwan dapat melihat apa yang terjadi pada awan yang berlimpah dengan unsur-unsur berat untuk pertama kalinya.

Teori baru

Mengherankan! Ternyata bintang-bintang supermasif masih dapat terbentuk dari awan unsur-unsur berat. Awan raksasa gas dan debu itu pecah dan membentuk banyak bintang yang lebih kecil.

Namun, ada aliran gas yang kuat menuju pusat awan yang menarik bintang-bintang kecil yang telah terbentuk. Bintang-bintang kecil ini kemudian dimakan oleh bintang-bintang besar di pusat awan. Akhirnya sebuah bintang supermasif terbentuk yang 10.000 kali lebih besar dari matahari.

Bintang supermasif ini kemudian berkembang menjadi lubang hitam supermasif.

Penemuan terbaru ini menegaskan bahwa lubang hitam supermasif tidak hanya dibentuk oleh evolusi awan murni, tetapi dari awan yang memiliki banyak elemen berat dalam menu mereka. Jadi tidak mengherankan bahwa di Alam Semesta yang diamati hari ini, ada banyak lubang hitam supermasif yang telah berhasil diamati.

Fakta Menarik

Massa lubang hitam supermasif dapat mencapai 10 miliar kali lebih besar dari Matahari!

Sumber: Artikel ini adalah publikasi yang diterbitkan ulang edisi Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi bahasa Indonesia yang diterjemahkan oleh langitselatan.

Seperti ini:

Suka Memuat …


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *