Data Hilal Jelang Syawal 1440 H 2019 M « Dunia Astronomi


114
114 points
Data Hilal Jelang Syawal 1440 H 2019 M « Dunia Astronomi

Tidak terasa Ramadhan 1440 H sudah mendekati akhir bulan. Bagaimana data hilal menjelang Shawwal dan Idul Fitri 2019 mendatang jatuh pada tanggal yang mana? Di sini kami mengirimkan beberapa informasi terkait masalah ini.

Penentuan awal bulan terkait ibadah (Ramadhan, Syawal, dan Dhu al-Hijjah) dalam kalender Islam / Hijriah di Indonesia biasanya diawali dengan mengamati bulan baru. Hilal sendiri adalah istilah dari bahasa Arab yang berarti bulan sabit. Yang lebih rinci adalah bulan sabit yang dapat dilihat untuk pertama kalinya setelah fase bulan baru / mati. Dengan kata lain, bulan baru adalah bulan sabit yang sangat tipis karena masih sangat muda. Definisi / kondisi tambahan berikutnya adalah bahwa bulan ini harus dilihat setelah matahari terbenam.

Dalam astronomi, fase bulan baru juga disebut peristiwa konjungsi, yaitu ketika Matahari, Bulan, dan Bumi membentuk garis lurus, meskipun bukan plot. Ini menunjukkan perubahan fase Bulan dari bulan sabit lama ke bulan mati atau bulan baru, untuk kemudian menjadi bulan sabit muda atau juga bisa disebut bulan baru. Mungkin ada pembaca yang belum tahu, perubahan hari dalam kalender Islam / Hijriah / Jawa terjadi saat matahari terbenam. Berbeda dengan kalender Kristen yang mengubah hari terjadi pada 00 waktu setempat.

Sumber: Observatorium Bosscha

Menurut data yang dipublikasikan dari Observatorium Bosscha di sini, konjungsi Sun-Moon terjadi pada Senin 3 Juni 2019 (29 Ramadhan 2019) pukul 17:01:56 WIB dan Matahari terbenam pada 17:40:01 WIB. Bulan sabit muda yang terbentuk (hilal) hanya memiliki ketinggian dari Matahari 0∘6′13.9 ", elongasi 2∘48′24.7" dan usia Bulan pada 38 menit 4 detik saat matahari terbenam. Sementara Moon tidak lama berselang, pukul 17:40:28 IWST, alias hanya 27,65 detik. Perbedaan ketinggian dan waktu matahari terbenam terendah membuat Bulan sangat sulit (bahkan hampir tidak mungkin) untuk diamati. Kita bisa melihat pada gambar simulasi berikut bagaimana posisi Bulan dan Matahari saat matahari terbenam.

Sumber: Observatorium Bosscha

Seperti biasa, pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama akan mengadakan sesi Isbat setiap 29 bulan Ramadhan untuk menentukan kapan 1 Syawal / Idul Fitri. Menurut Kompas, sesi tertutup ISBAT akan dihadiri oleh duta besar dari negara sahabat, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, astronom dari organisasi massa Islam, Pejabat Eselon I dan II dari Kementerian Agama, dan Tim Hisab dan Rukyat dari Kementerian Agama. Untuk alasan ini, mari kita tunggu keputusan pemerintah untuk menentukan kapan Idul Fitri 1 Shawwal 1440 H akan diumumkan pada konferensi pers setelah sidang ISB.


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *