Fenomena Langit Bulan Mei 2020


87
87 points
Fenomena Langit Bulan Mei 2020

Komet C 2020 / F * (SWAN) akan menjadi salah satu atraksi langit menarik yang dapat diamati selain hujan meteor Eta Aquariid dan pertemuan planet di langit dalam fenomena langit Mei 2020.

Comet C 2020 / F8 (SWAN) difoto dari Kupang, NTT. Fotografer: NJUNX

Comet C 2020 / F8 (SWAN) difoto dari Kupang, NTT. Fotografer: NJUNX

Planet

Air raksa. Planet terkecil berada di posisi terjauh dari Bumi dan hilang di bawah sinar matahari. Waktu naik dan terbenam Merkurius tidak jauh berbeda dari matahari karena sulit untuk diamati. Setelah konjungsi superior pada awal Mei, planet Merkurius mulai bergeser dan muncul setelah matahari terbenam menjelang akhir Mei dan terus memanjat di cakrawala barat hingga akhir Mei. Pada awal bulan, Merkurius berada di rasi bintang Aries dan terus bergerak ke rasi Taurus dan berakhir di Gemini.

Setelah muncul di langit senja, Merkurius bertemu dekat dengan Venus dan akan terlihat seperti segitiga ketika berhubungan dengan Bulan dan Venus.

Venus. Bintang Kejora ini dapat diamati setiap malam setelah matahari terbenam selama bulan Mei. Planet Venus akan terlihat cemerlang di barat dan dapat diamati di rasi Taurus. Sepanjang bulan Mei, Venus terus turun setelah cakrawala Barat dan bertemu dengan Merkurius dan Bulan pada akhir Mei.

Mars. Planet merah ini dapat diamati sepanjang Mei dari tengah malam hingga subuh. Mars akan muncul di rasi bintang Capricorn dan terus bergerak ke rasi bintang Aquarius mulai pertengahan Mei.

Jupiter & Saturnus. Ketiga planet ini dapat diamati setiap malam, selama bulan Mei. Kedua planet gas raksasa ini naik sebelum tengah malam, didahului oleh Jupiter dan diikuti oleh Saturnus 20 menit kemudian. Kedua planet ini mudah dikenali karena mereka memasukkan benda-benda terang di langit malam. Pada pertengahan Mei, Bulan juga akan bertemu Jupiter dan Saturnus di langit malam.

Selama bulan Mei, planet-planet Jupiter dan Saturnus dapat diamati di rasi bintang Sagitarius dan Capricorn.

Uranus & Neptunus. Planet es raksasa ini terlalu redup untuk diamati dengan mata tanpa alat. Siapkan teleskop jika Anda ingin melihat dua planet es.

Uranus hanya dapat diamati mulai pertengahan Mei sebelum subuh di konstelasi Aries. Sementara itu, Neptunus dapat diamati setelah lewat tengah malam hingga subuh. Neptunus akan muncul di rasi bintang Aquarius.

Bulan

Fase Bulan selama Mei 2020. Kredit: Fajar Ariadi / langitselatan

Fase Bulan selama Mei 2020. Kredit: Fajar Ariadi / langitselatan

Bulan masih menjadi daya tarik yang menarik untuk dilihat karena kecerahannya. Selain itu, konjungsi Bulan dan planet-planet juga merupakan suguhan menarik lainnya.

1 Mei. Awal Perbani Bulan. Bulan akan muncul dari matahari terbenam hingga tengah malam ketika bulan terbenam. Pengamat langit dapat menikmati langit bebas bulan dari tengah malam hingga dini hari.

6 Mungkin. Bulan perigee. Bulan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi yaitu 359.654 km.

7 Mei. Bulan purnama. Bulan akan berada di atas ufuk dari matahari terbenam hingga fajar. Kesempatan yang bagus untuk mengamati Bulan dan kawah-kawahnya. Setelah fase bulan purnama, bulan akan perlahan-lahan bergeser saat malam naik.

14 Mei. Akhir Perbani Akhir. Bulan terbit pada tengah malam dan terbenam pada siang hari. Bulan terlihat dari tengah malam hingga fajar.

18 Mei Bulan pada titik apogee. Bulan mencapai jarak dari Bumi pada jarak 405.583 km

23 Mei. Bulan baru. Waktunya untuk observasi. Langit akan gelap tanpa cahaya Bulan. Waktu yang tepat untuk melakukan astrophotography Deep Sky atau Bima Sakti. Pada saat ini, Bulan terbit hampir bersamaan dengan Matahari terbit. Jadi Bulan dan Matahari akan muncul sepanjang hari. Pengamat dapat menikmati planet-planet tanpa gangguan dari cahaya Bulan

Pengamatan Hilal akan dilakukan pada 23 Mei untuk menentukan awal Syawal 1441 H.

Hujan Meteor

5 Mei – Meteor Shower Eta Aquariid

Eta Aquariid Meteor Rain saat mencapai intensitas maksimum 5 Mei 2020 pukul 03:00 WIB. Kredit: Star Walk

Eta Aquariid Meteor Rain saat mencapai intensitas maksimum 5 Mei 2020 pukul 03:00 WIB. Kredit: Star Walk

Mulai 19 April – 28 Mei, hujan meteor Eta Aquariid yang berasal dari sisa komet Halley akan mencapai maksimum 5 Mei. Hujan meteor akan muncul dari konstelasi Aquarius dan dapat diamati setelah lewat tengah malam hingga subuh, setelah rasi bintang Aquarius naik jam 01:26 WIB.

Bulan mendekati bulan purnama dan terbenam pada pukul 3:34 WIB. Pada malam puncak, pengamat dapat melihat 40-85 meteor datang dari sisa komet Halley setiap jam dengan kecepatan 66,9 km / detik.

Komet

Komet C / 2020 F8 (SWAN)

Comet C / 2020 F8 (SWAN) pada 12 Mei 2020, ketika berada pada jarak yang jauh dari Bumi. Kredit: The Sky Live

Comet C / 2020 F8 (SWAN) pada 12 Mei 2020, ketika berada pada jarak yang jauh dari Bumi. Kredit: The Sky Live

Komet C / 2020 (SWAN) ditemukan oleh Kamera SWAN di Forum SOHO pada 25 Maret 2020. Komet SWAN sedang menuju perihelionnya atau jarak terdekat dari Matahari yang akan dicapai pada 27 Mei 2020. Jarak terdekat dari Matahari adalah 0,43 AU atau sekitar 64 juta km.

Comet SWAN baru saja meninggalkan konstelasi Aquarius dan menuju ke konstelasi Cetus pada jarak 0,7 AU atau 113,4 juta km dari Bumi dan dapat diamati oleh pengamat di Bumi dan di Indonesia dengan kecerahan sekitar 5,7 magnitudo. Comet SWAN akan mencapai jarak terdekat ke Bumi pada 13 Mei 2020 dengan jarak 0,56 AU atau 85 juta km. Untuk lokasi Jakarta, Komet SWAN saat ini diterbitkan pada pukul 03:07 WIB dan hanya dapat diamati sekitar satu jam kemudian ketika ketinggian mencapai lebih dari 10º. Akhir Mei, komet SWAN berada di rasi Auriga.

Peristiwa

5 Mei – Konjungsi Superior Merkurius

Sambungan superior Merkurius. Kredit: Tenggara

Sambungan superior Merkurius. Kredit: Tenggara

Merkurius akan lewat dekat dengan Matahari di langit sehingga planet ini lenyap dan tidak akan terlihat oleh pengamat di Bumi. Pada saat konjungsi superior, Matahari berada di antara Merkurius dan Bumi, dan hanya berjarak 0,1 ° dari Matahari.

Ketika Merkurius berada pada posisi terjauh dari Bumi, ia akan berada pada jarak 1,32 AU dari Bumi. Jika Merkurius dapat diamati, maka planet ini sangat redup dengan diameter busur 5,1 detik.

Peristiwa konjungsi superior Merkurius menandai akhir dari penampilan planet ini saat fajar dan memulai transisi menuju senja dalam beberapa minggu.

12-13 Mei – Bulan – Jupiter – Saturnus

Konjungsi Bulan, Jupiter dan Saturnus pada malam 12 Mei hingga pagi hari 13 Mei. Ini adalah simulasi penampilan Bulan, Jupiter dan Saturnus 12 Mei 2020 pukul 23:30 WIB. Kredit: Solar Walk

Konjungsi Bulan, Jupiter dan Saturnus pada malam 12 Mei hingga pagi hari 13 Mei. Ini adalah simulasi penampilan Bulan, Jupiter dan Saturnus 12 Mei 2020 pukul 23:30 WIB. Kredit: Solar Walk

Bulan muncul dengan Jupiter dan Saturnus membentuk segitiga di langit malam. Bulan dan Jupiter bertukar fungsi pada pukul 16:41 WIB dan tidak dapat diamati karena belum dipublikasikan. Namun, setelah Yupiter naik pada 22:12 WIB diikuti oleh Bulan pada 22:25 WIB dan Saturnus pada 22:32 WIB, ketiga objek tersebut akan tampak membentuk segitiga di langit malam hingga subuh. Bulan adalah 2,25º selatan Jupiter dan 2,6º selatan Saturnus.

15 Mei – Bulan – Mars

Konjungsi Bulan dan Mars pada 15 Mei 2020, dengan penampilan pada pukul 02:00 WIB. Kredit: Solar Walk

Konjungsi Bulan dan Mars pada 15 Mei 2020, dengan penampilan pada pukul 02:00 WIB. Kredit: Solar Walk

Bulan cembung dan Mars telah berpasangan di ufuk timur sejak keduanya muncul. Bulan terbit pertama pukul 00:08 WIB diikuti oleh Mars pukul 00:27 WIB. Keduanya hanya berjarak 2,72 ° dan mencapai ketinggian 74º di atas cakrawala sebelum menghilang di bawah sinar matahari pada pukul 05:48 WIB.

22 Mei – Merkurius – Venus

Pasangan Merkurius dan Venus saat senja pada 22 Mei 2020 pukul 18:15 WIB. Kredit: Solar Walk

Pasangan Merkurius dan Venus saat senja pada 22 Mei 2020 pukul 18:15 WIB. Kredit: Solar Walk

Merkuri dan Venus berpasangan hanya 0,8 derajat di langit senja setelah matahari terbenam. Keduanya dapat diamati sejak matahari terbenam di ufuk barat pada ketinggian 13º. Keduanya sudah mulai diamati dari matahari terbenam sampai ketika kedua planet berjalan beriringan. Merkurius tenggelam pada pukul 18:48 WIB diikuti oleh Venus pada pukul 18:51 WIB.

24 Mei – Bulan – Merkurius – Venus

Trio Bulan, Merkurius, dan Venus saat senja pada 24 Mei 2020 pukul 18:00 WIB. Kredit: Solar Walk

Trio Bulan, Merkurius, dan Venus saat senja pada 24 Mei 2020 pukul 18:00 WIB. Kredit: Solar Walk

Bulan sabit tipis yang baru berusia 2 hari bersamaan dengan Merkurius dan Venus. Ketiganya dapat diamati setelah matahari terbenam dengan ketinggian 10º untuk Venus dan 13º untuk Merkurius. Bulan sabit hanya mengalami 3% iluminasi sinar matahari, sehingga masih cukup sulit untuk diamati. Bulan dan Merkurius hanya berjarak 2,76º sementara jarak dari Venus adalah 2,6º.

Rasi bintang & Bimasakti

Akhir Mei adalah waktu terbaik untuk dapat menikmati keindahan langit malam saat Bulan mendekati fase Bulan Baru. Bimasakti dapat diamati mulai dari tengah malam membentang dari Tenggara ke Barat Laut dan dapat dinikmati dari tengah malam.

Setelah matahari terbenam, ada Capella di rasi bintang Auriga, Betelgeuse dan Rigel di rasi bintang Orion, Pollux dan Kastor di Gemini, Procyon di rasi bintang Canis Minor, Sirius di rasi bintang Canis Major, Canopus di rasi bintang Carina, Spica di rasi bintang Virgo, Rigel Kentaurus di Centaurus, Constellation Crux, Arcturus di Constellation Bootes, Regulus di Constellation Leo, Antares di Scorpio. Mulai tengah malam ada Vega di rasi Lyra, Altair di rasi Aquila, yang bisa diamati sepanjang malam hingga subuh.

Bintang-bintang cukup terang untuk digunakan sebagai panduan dalam pengamatan.

Peta Bintang 1 Mei 2020

<img width = "640" height = "640" src = "https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_1900_skymap.jpg?fit=640%2C640&ssl=1 "class =" attachment-large size-large "alt =" 1 Mei 2020 Star Map jam 19:00 WIB. Kredit: Stellarium "aria-uraian oleh =" gallery-1-31098 "srcset =" https: //i2.wp .com / langitselatan.com / wp-content / uploads / 2020/05 / 20200501_1900_skymap.jpg? w = 800 & ssl = 1 800w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/ 2020/05 / 20200501_1900_skymap.jpg? Ubah ukuran = 300% 2C300 & ssl = 1 300w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_1900_skymap.jpg?resize=80 % 2C80 & ssl = 1 80w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_1900_skymap.jpg?resize=768%2C768&ssl=1 768w, https: //i2.wp .com / langitselatan .com / wp-content / uploads / 2020/05 / 20200501_1900_skymap.jpg? ubah ukuran = 304% 2C304 & ssl = 1 304w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/ uploads / 2020/05 / 20200501_1900_skymap.j pg? Ubah ukuran = 296% 2C296 & ssl = 1 296w "size =" (max-width: 640p x) 100vw, 640px "data-attachment-id =" 31098 "data-permalink =" https://langitselatan.com/2020/ 05/01 / fomen-langit-bulan-mei-2020 / 20200501_1900_skymap / "data-orig -file =" https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_1900_skymap. jpg? fit = 800% 2C800 & ssl = 1 "data-orig-size =" 800.800 "data -comments-opened =" 1 "data-image-meta =" {"aperture": "0", "credit": "" , "camera": "", "caption": "", "Created_timestamp": "0", "copyright": "", "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": "", "orientasi": "0"} "data-image-title =" Peta Bintang 1 Mei 2020 pukul 19.00 WIB. Kredit: Stellarium "data-image-description ="

Peta Bintang 1 Mei 2020 pukul 19.00 WIB. Kredit: Stellarium

"data-medium-file =" https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_1900_skymap.jpg?fit=300%2C300&ssl=1 "data-file-besar = "https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_1900_skymap.jpg?fit=640%2C640&ssl=1" />

Peta Bintang 1 Mei 2020 pukul 19.00 WIB. Kredit: Stellarium


<img width = "640" height = "640" src = "https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_2359_skymap.jpg?fit=640%2C640&ssl=1 "class =" attachment-large size-large "alt =" Peta Bintang 1 Mei 2020 jam 23:59 WIB. Kredit: Stellarium "aria-dijelaskan oleh =" gallery-1-31099 "srcset =" https: //i2.wp .com / langitselatan.com / wp-content / uploads / 2020/05 / 20200501_2359_skymap.jpg? w = 800 & ssl = 1 800w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/ 2020/05 / 20200501_2359_skymap.jpg? Ubah ukuran = 300% 2C300 & ssl = 1 300w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_2359_skymap.jpg?resize=80 % 2C80 & ssl = 1 80w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_2359_skymap.jpg?resize=768%2C768&ssl=1 768w, https: //i2.wp .com / langitselatan .com / wp-content / uploads / 2020/05 / 20200501_2359_skymap.jpg? ubah ukuran = 304% 2C304 & ssl = 1 304w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/ uploads / 2020/05 / 20200501_2359_skymap.j pg? Ubah ukuran = 296% 2C296 & ssl = 1 296w "size =" (max-width: 640p x) 100vw, 640px "data-attachment-id =" 31099 "data-permalink =" https://langitselatan.com/2020/ 05/01 / fomen-langit-bulan-mei-2020 / 20200501_2359_skymap / "data-orig -file =" https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_2359_skymap. jpg? fit = 800% 2C800 & ssl = 1 "data-orig-size =" 800.800 "data -comments-opened =" 1 "data-image-meta =" {"aperture": "0", "credit": "" , "camera": "", "caption": "", "Created_timestamp": "0", "copyright": "", "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": "", "orientasi": "0"} "data-image-title =" Peta Bintang 1 Mei 2020 pukul 23:59 WIB. Kredit: Stellarium "data-image-description ="

Peta Bintang 15 Mei 2020 pukul 23:59 WIB. Kredit: Stellarium

"data-medium-file =" https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_2359_skymap.jpg?fit=300%2C300&ssl=1 "data-file-besar = "https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200501_2359_skymap.jpg?fit=640%2C640&ssl=1" />

Peta Bintang 1 Mei 2020 pukul 23:59 WIB. Kredit: Stellarium

Peta Bintang 15 Mei 2020

<img width = "640" height = "640" src = "https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_1900_skymap.jpg?fit=640%2C640&ssl=1 "class =" attachment-large size-large "alt =" Peta Bintang 15 Mei 2020 jam 19:00 WIB. Kredit: Stellarium "aria-uraian oleh =" gallery-2-31104 "srcset =" https: //i2.wp .com / langitselatan.com / wp-content / uploads / 2020/05 / 20200515_1900_skymap.jpg? w = 800 & ssl = 1 800w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/ 2020/05 / 20200515_1900_skymap.jpg? Ubah ukuran = 300% 2C300 & ssl = 1 300w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_1900_skymap.jpg?resize=80 % 2C80 & ssl = 1 80w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_1900_skymap.jpg?resize=768%2C768&ssl=1 768w, https: //i2.wp .com / langitselatan .com / wp-content / uploads / 2020/05 / 20200515_1900_skymap.jpg? ubah ukuran = 304% 2C304 & ssl = 1 304w, https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/ unggah / 2020/05 / 20200515_1900_skymap. jpg? Ubah ukuran = 296% 2C296 & ssl = 1 296w "size =" (max-width: 640 px) 100vw, 640px "data-attachment-id =" 31104 "data-permalink =" https://langitselatan.com/2020/ 05/01 / fomen-langit-bulan-mei-2020 / 20200515_1900_skymap / "data-orig -file =" https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_1900_skymap. jpg? fit = 800% 2C800 & ssl = 1 "data-orig-size =" 800.800 "data -comments-opened =" 1 "data-image-meta =" {"aperture": "0", "credit": "" , "camera": "", "caption": "", "Created_timestamp": "0", "copyright": "", "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": "", "orientasi": "0"} "data-image-title =" Peta Bintang 15 Mei 2020 pukul 19.00 WIB. Kredit: Stellarium "data-image-description ="

Peta Bintang 15 Mei 2020 pukul 19.00 WIB. Kredit: Stellarium

"data-medium-file =" https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_1900_skymap.jpg?fit=300%2C300&ssl=1 "data-file-besar = "https://i2.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_1900_skymap.jpg?fit=640%2C640&ssl=1" />

Peta Bintang 15 Mei 2020 pukul 19.00 WIB. Kredit: Stellarium


<img width = "640" height = "640" src = "https://i0.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_2359_skymap.jpg?fit=640%2C640&ssl=1 "class =" attachment-large size-large "alt =" Peta Bintang 15 Mei 2020 jam 23:59 WIB. Kredit: Stellarium "aria-dijelaskan oleh =" gallery-2-31105 "srcset =" https: //i0.wp .com / langitselatan.com / wp-content / uploads / 2020/05 / 20200515_2359_skymap.jpg? w = 800 & ssl = 1 800w, https://i0.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/ 2020/05 / 20200515_2359_skymap.jpg? Ubah ukuran = 300% 2C300 & ssl = 1 300w, https://i0.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_2359_skymap.jpg?resize=80 % 2C80 & ssl = 1 80w, https://i0.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_2359_skymap.jpg?resize=768%2C768&ssl=1 768w, https: //i0.wp .com / langitselatan .com / wp-content / uploads / 2020/05 / 20200515_2359_skymap.jpg? ubah ukuran = 304% 2C304 & ssl = 1 304w, https://i0.wp.com/langitselatan.com/wp-content/ unggah / 2020/05 / 20200515_2359_skymap. jpg? Ubah ukuran = 296% 2C296 & ssl = 1 296w "size =" (max-width: 640 px) 100vw, 640px "data-attachment-id =" 31105 "data-permalink =" https://langitselatan.com/2020/ 05/01 / fomen-langit-bulan-mei-2020 / 20200515_2359_skymap / "data-orig -file =" https://i0.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_2359_skymap. jpg? fit = 800% 2C800 & ssl = 1 "data-orig-size =" 800.800 "data -comments-opened =" 1 "data-image-meta =" {"aperture": "0", "credit": "" , "camera": "", "caption": "", "Created_timestamp": "0", "copyright": "", "focal_length": "0", "iso": "0", "shutter_speed": "0", "title": "", "orientasi": "0"} "data-image-title =" 20200515_2 15 Mei 2020 Peta Bintang pukul 23:59 WIB. Kredit: Stellarium359_skymap "data-image-description ="

Peta Bintang 15 Mei 2020 pukul 23:59 WIB. Kredit: Stellarium

"data-medium-file =" https://i0.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_2359_skymap.jpg?fit=300%2C300&ssl=1 "data-file-besar = "https://i0.wp.com/langitselatan.com/wp-content/uploads/2020/05/20200515_2359_skymap.jpg?fit=640%2C640&ssl=1" />

Peta Bintang 15 Mei 2020 pukul 23:59 WIB. Kredit: Stellarium

Kampanye Langit Gelap

14-23 Mei – Kampanye Globe di malam hari

Pada bulan Mei, Kampanye Globe At Night untuk membangun kesadaran akan pentingnya langit gelap dan efek polusi cahaya diadakan dari 14-23 Mei. Pengamat diajak mengamati rasi bintang yang telah ditentukan dari berbagai lokasi untuk mengenali bintang-bintang yang bisa dilihat di rasi bintang. Berapa banyak bintang yang dapat dikenali akan menjadi indikasi tingkat polusi cahaya di daerah tersebut.

Untuk kampanye Mei, pengamat di belahan bumi utara dapat mengamati rasi bintang Leo dan Bootes, sementara pengamat di belahan bumi selatan diundang untuk mengamati Leo dan Crux. Tujuannya adalah untuk mengetahui berapa banyak bintang di rasi bintang yang terlihat.

Pengamat dapat menggunakan modul yang telah disediakan untuk mengidentifikasi bintang dan melihat tingkat polusi cahaya di lokasi mereka.

Langit cerah!

Seperti ini:

Suka Memuat …


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *