Gerhana Bulan Penumbra Pertama Tahun 2020


98
98 points
Gerhana Bulan Penumbra Pertama Tahun 2020

Gerhana Penumbra 11 Januari akan menjadi yang pertama dari empat gerhana Penumbra sepanjang tahun 2020.

Melayani cincin Matahari di langit menjadi hadiah terbaik dari langit hingga akhir 2019. Namun, daya tarik langit belum berakhir. Gerhana berikutnya sedang menunggu untuk diamati. Kali ini bukan gerhana matahari, tetapi gerhana bulan yang membuka seluruh rangkaian musim gerhana pada tahun 2020.

Proses Gerhana Bulan Penumbra 11 Januari 2020. Kredit: Langang Selatan

Proses Gerhana Bulan Penumbra 11 Januari 2020. Kredit: Langang Selatan

Pada 11 Januari 2020, semua orang Indonesia berkesempatan untuk menikmati gerhana bulan penumbra yang akan terjadi setelah tengah malam hingga matahari terbit.

Tapi, jangan berharap Bulan menghilang dari langit. Berbeda dari gerhana bulan total dan gerhana bulan parsial, Bulan masih akan muncul di langit malam. Bedanya, Bulan yang terang karena berada di fase bulan purnama, akan pudar atau mengalami penurunan kecerahan selama gerhana.

Jika gerhana matahari terjadi karena Bulan menghalangi cahaya matahari dari Bumi, maka saat gerhana bulan, Bumilah yang menghalangi cahaya Matahari dari Bulan. Akibatnya tidak ada cahaya yang diterima oleh Bulan untuk memantulkannya ke Bumi. Tetapi, untuk gerhana penumbra, hanya sebagian dari cahaya matahari yang terhalang oleh Bumi. Akibatnya, pengamat di Bumi masih bisa melihat Bulan, tetapi lebih redup.

Bagaimana prosesnya? Bumi dapat memblokir cahaya matahari ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan dalam konfigurasi paralel.

Mengkonfigurasi Gerhana Bulan Penumbra pada 11 Januari 2020. Kredit: Lang Selatan

Mengkonfigurasi Gerhana Bulan Penumbra pada 11 Januari 2020. Kredit: Lang Selatan

Posisi ketiga benda paralel tersebut menyebabkan terbentuknya dua kerucut bayangan Bumi. Bayangan di kerucut luar adalah daerah bayangan penumbra tempat Bumi menghalangi sebagian cahaya matahari untuk mencapai Bulan. Sedangkan kerucut yang ada di dalam kerucut penumbra adalah kerucut umbra di mana Bumi memblokir semua sinar matahari dari mencapai Bulan.

Pada 11 Januari 2020, Bulan tidak akan dimasukkan dalam umbra Bumi sehingga tidak akan ada gerhana sebagian atau total bulan. Bulan akan berada di Bumi penumbra cone.

Akibatnya, Bumi hanya menghalangi sebagian cahaya matahari untuk mencapai permukaan Bulan dan menutupi sebagian besar permukaan Bulan di bayang-bayang Bumi. Sisa permukaan Bulan yang tidak berada di penumbra Bumi, akan terus menerima sinar matahari langsung. Akibatnya, selama gerhana, Bulan tampak menjadi lebih gelap, atau berkurang kecerahannya saat memasuki bayangan inti Bumi.

Tahapan Wilayah dan Gerhana

Peta visibilitas Penumbra Eclipse 11 Januari 2020 di Indonesia. Daerah di sebelah kanan garis P4 tidak akan dapat mengamati gerhana sampai akhir karena Bulan telah ditetapkan. Kredit: Tenggara

Peta visibilitas Penumbra Eclipse 11 Januari 2020 di Indonesia. Daerah di sebelah kanan garis P4 tidak akan dapat mengamati gerhana sampai akhir karena Bulan telah ditetapkan. Kredit: Tenggara

Gerhana bulan Penumbra akan berlangsung selama 4 jam 4 menit 34 detik dengan kecerahan 0,8 magnitudo. Kontak pertama dari Penumbra Eclipse 11 Januari terjadi pada 00:07:45 WIB dan berakhir pada 04:12:19 WIB. Gerhana puncak terjadi pada 02:11:10 WIB.

Untuk Penumbra Eclipse 11 Januari 2020, semua orang Indonesia dapat menyaksikan gerhana ini. Namun, beberapa orang Papua tidak dapat mengamati GBP sampai akhir karena Bulan telah ditetapkan ketika fase terakhir gerhana masih berlangsung. Selain Indonesia, bagian dari Amerika Selatan, negara-negara di Eropa, Afrika, Asia dan Australia memiliki kesempatan untuk menikmati gerhana ini.

Tahapan gerhana pada 11 Januari 2020 adalah sebagai berikut:

waktu Indonesia bagian barat
Beginning Eclipse: 00:07:45 WIB
Puncak Gerhana: 02:11:10 WIB
Akhir Eclipse: 04:12:19 WIB

Waktu Indonesia Tengah
Awal Mula Gerhana: 01:07:45 WITA
Puncak Gerhana: 03:11:10 WITA
End of Eclipse: 05:12:19 WITA

Waktu Indonesia Timur
Awal Mula Gerhana: 02:07:45 WIT
Puncak Gerhana: 04:11:10 WIT
End of Eclipse: 06:12:19 WIT (tidak terlihat, Bulan telah terbenam)

Saat mengamati gerhana, Anda dapat secara bersamaan melihat keberadaan Mars di timur mulai sebelum fajar ketika planet merah sudah cukup tinggi di atas cakrawala. Selamat berburu untuk gerhana bulan.

Langit cerah!

Seperti ini:

Suka Memuat …


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *