Gerhana Bulan Total 27-28 Juli 2018 « Dunia Astronomi


111
111 points
Mendeteksi Asteroid, Benda Kecil yang Bisa Saja Berbahaya « Dunia Astronomi
SBOBET

Tahukah Anda pada tanggal 28 Juli 2018 akan ada Gerhana Bulan Total di Indonesia. Gerhana Bulan Total di Indonesia untuk kedua kalinya pada tahun 2018 setelah yang pertama terjadi pada tanggal 31 Januari 2018 lalu. Waktu kejadian Gerhana Bulan Total 2018[1]:

Tabel 1. Waktu Kejadian Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018

TIDAK
FASE GERHANA
WAKTU
UT (27/7)
WIB (28/7)
WITA (28/7)
WIT (28/7)
1
Gerhana mulai
(P1)
17: 13,00
00: 13,00
01: 13,00
02: 13,00
2
Gerhana Sebagian mulai
(U1)
18: 24,10
01:24, 10
02: 24,10
03: 24,10
3
Gerhana Total mulai
(U2)
19: 29,90
02: 29,90
03: 29,90
04: 29,90
4
Puncak Gerhana
(Puncak)
20: 21,70
03: 21,70
04: 21,70
05: 21,70
5
Gerhana Total Berakhir
(U3)
21: 13,50
04: 13,50
05: 13,50
06: 13,50
6
Gerhana Sebagian berakhir
(U4)
22: 19,30
05: 19,30
06: 19,30
07: 19,30
7
Gerhana berakhir
(P4)
23: 30,30
06: 30,30
07: 30,30
08:30, 30

Lalu, bagaimana orang mulai mengetahui kapan saja terjadi fenomena sederhana Bulan? Ini akan dibahas pada tulisan ini. Astronom India mengatakan ‘Bulan menyimpan Matahari di gerhana matahari dan bayangan besar (bumi) gerhana bulan’ (Aryabhatiya 4.37)[2]. Ini menunjukkan orang tersebut memberikan perhatian lebih kepada langit dengan membaca fenomena langit dan mencoba menganalisis kejadian yang mereka lihat.

Grahalaghava (1520-an) berusaha membuat perhitungan sederhana tentang waktu kejadian sederhana dengan rasio trigonometri. Hasil perhitungan yang dibuat pada periode 9-10 menit dengan data dari Indian Astronomical Ephemeris (IAE)[3]. Begitu juga dengan yang dilakukan oleh Karanakutuhala dari Bhaskara II yang mecoba membuat perhitungan waktu kejadian gerhana.

Selain itu, pencatatan kehadiran gerhana Bulan telah dilakukan oleh orang pertama. Seperti gerhana pada 25 September 972 di India, telah dicatat sebagai bertepatan dengan Tula Sankramana, Matahari tersedia di rasi Tula (Libra). Hal ini menunjukkan itu terjadi pada 17 Oktober (± 1 hari) pada Indian Astronomical Ephemeris (IAE). Meskipun ada perbedaan dan koreksi terkait, informasi akan diselesaikan mengenai perbedaan tersebut[4].

Sumber:
[1] BMKG. (2018, 6 Juli). Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018. Diperoleh 16 Juli 208 pukul 10:42 WIB dari http://www.bmkg.go.id/tanda-waktu/
[2] Aryabhatiyam dari Aryabhata I (i) Cr. ed. & tr. K. S. Shukla & K. V. Sarma (1976). New Delhi: INSA. (ii) Nilakanta Somayaji ed. Pillai Suranad Kunjan, Trivendrum Sanskrit Seri 185 (1957). Trivandrum.
[3] Venugopal, P., dkk. Prosedur gerhana bulan dan matahari dalam astronomi India. Ramasubramanian, K., dkk, editor. Sejarah Astronomi India-A Handbook. 2016. Mumbai (IN): Science and Heritage Initiative (SandHI) dan Tata Institute of Fundamental Research.
[4] Shylaja, B. S. dan Ganesha, G. K. 2016. Sejarah Sky-on Stones. Bangalore: Infosys Foundation.

Ditulis oleh Al Khansa, diedit oleh dadc

Seperti ini:

Seperti Memuat …

daftar sbobet

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *