Grafiti Kosmik | langitselatan


87
87 points
Grafiti Kosmik | langitselatan

Ada pepatah yang mengatakan bahwa foto bernilai ribuan kata. Dan frasa itu tidak salah. Khusus untuk foto dari luar angkasa!

Beberapa teleskop dapat mengamati planet, bintang, atau galaksi yang sama, dan menemukan sesuatu yang berbeda dan bahkan baru!

Foto pusat galaksi Bima Sakti, diambil oleh Very Large Telescope (VLT) ESO. Kredit: ESO / Nogueras-Lara et al.

Foto pusat galaksi Bima Sakti, diambil oleh Very Large Telescope (VLT) ESO. Kredit: ESO / Nogueras-Lara et al.

Foto yang dimaksud adalah foto daerah pusat Bima Sakti yang mirip dengan grafiti kosmik yang mengungkap sejarah terperinci kelahiran bintang-bintang di galaksi kita. Ternyata, formasi punya waktu dan tidak berkesinambungan.

Dari foto ini juga, para astronom menemukan petunjuk baru dari peristiwa dramatis yang terjadi miliaran tahun yang lalu: Ledakan pembentukan bintang menyebabkan lebih dari seratus ribu ledakan supernova!

Sebagian besar bintang di Bima Sakti juga ternyata sangat tua. Sekitar 80% bintang di pusat Bimasakti terbentuk pada tahun-tahun awal ketika galaksi terbentuk, antara 8-13,5 miliar tahun lalu. Setelah bintang-bintang terbentuk, terjadi kelaparan karena 6 miliar tahun kemudian hanya beberapa bintang yang terbentuk.

Kelaparan ini berakhir dengan ledakan bintang masif sekitar satu miliar tahun yang lalu. Pembentukan bintang dalam jumlah besar sangat cepat. Hanya kurang dari 100 juta tahun. Bahkan bintang-bintang yang terbentuk sangat besar, yaitu beberapa puluh juta massa matahari.

Untuk bintang dengan massa yang sangat besar seperti ini, waktu hidupnya sangat singkat dibandingkan dengan bintang dengan massa rendah. Bintang-bintang ini dengan cepat mengakhiri hidup mereka dalam ledakan supernova.

Lebih dari seratus ribu bintang meledak!

Peristiwa ini tentu saja yang paling energetik dalam sejarah Bimasakti. Ketika ratusan ribu bintang ini mengalami supernova, cahaya yang dihasilkan bahkan melebihi cahaya Bima Sakti. Akibatnya, galaksi kita menjadi lebih terang selama beberapa minggu hingga beberapa bulan sebelum redup. Dalam waktu singkat, supernova melepaskan energi yang setara dengan semua energi Matahari selama masa hidupnya.

Saat ini, Bima Sakti diperkirakan dihuni oleh 100 – 400 miliar bintang.

Fakta keren:

Tata Surya tidak berada di pusat galaksi atau di tepinya. Kita berada di bagian terluar lengan spiral yang dikenal sebagai lengan Orion. Butuh sekitar 200 juta tahun bagi Tata Surya untuk mengorbit pusat galaksi.

Sumber: Artikel ini adalah publikasi yang diterbitkan ulang edisi Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi bahasa Indonesia yang diterjemahkan oleh langitselatan.

Seperti ini:

Suka Memuat …


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *