Inilah 7 Perbedaan panas dan suhu


90
90 points

Panas dan suhu ialah topik yang sehubungan erat, dan sebab itu, perbedaan antara keduanya dapat sedikit membingungkan. Perbedaan utamanya ialah bahwa panas bersangkutan dengan energi kalor, sementara suhu lebih berhubungan dengan energi kinetik molekuler.
Apa bedanya?
Panas mencerminkan transfer energi termal antar molekul dalam sebuah sistem dan diukur dalam Joule. Panas mengukur bagaimana energi bergerak atau mengalir. Suatu benda dapat mendapatkan panas atau kehilangan panas, namun tidak dapat mempunyai panas. Panas ialah ukuran perubahan, bukan sifat yang dipunyai oleh sebuah benda atau sistem. Oleh sebab itu, diklasifikasikan sebagai variabel proses.

Inilah 7 Perbedaan panas dan suhu
Panas ialah transfer energi panas, sementara suhu ialah sifat yang diperlihatkan benda.
Temperatur mencerminkan rata-rata energi kinetik molekul dalam sebuah bahan atau sistem dan diukur dalam Celcius (° C), Kelvin (K), Fahrenheit (° F), atau Rankine (R). Ini ialah sifat jasmani yang terukur dari suatu benda — pun dikenal sebagai variabel keadaan. Sifat jasmani terukur lainnya tergolong kecepatan, massa, dan kepadatan, ialah contoh sejumlah nama.

Persamaan
Panas ialah transfer energi panas yang diakibatkan oleh perbedaan suhu antar molekul. catatan: Energi panas dapat dicerna secara mikroskopis sebagai energi kinetik dan potensial total dari sebuah sistem.

Hukum Termodinamika Kedua
Hukum kedua termodinamika ialah topik perumahan yang memerlukan studi intensif di bidang termodinamika guna benar-benar mengerti. Namun, guna tujuan tulisan ini, melulu satu aspek kecil yang perlu dicerna dan itu ialah fakta bahwa panas akan tidak jarang kali mengalir secara spontan dari zat yang lebih panas ke yang lebih dingin. Pernyataan simpel ini menjelaskan kenapa es batu tidak terbentuk di luar pada hari yang panas atau kenapa es tersebut mencair ketika dijatuhkan ke dalam mangkuk mengandung air hangat.

Eksperimen
Bayangkan kubus es yang tadi dijatuhkan ke dalam mangkuk mengandung air hangat — es tersebut harus menemukan panas (energi termal) dari air dalam mangkuk (lihat paragraf sebelumnya). Menambahkan energi termal mengakibatkan peningkatan energi kinetik dari molekul es, dan dengan begitu akan merasakan peningkatan suhu. Ini dikenal sebab suhu sebetulnya ukuran rata-rata energi kinetik molekul. Di samping itu, es bakal terus menemukan energi panas yang mengakibatkan molekulnya bergerak lebih cepat dan kesudahannya memutus ikatan atau molekuler antarmolekulnya.

Sebagai kesimpulan, transfer panas atau energi panas seringkali akan mengolah suhu zat, namun tidak selalu! Misalnya, pada ketika es dalam mangkuk pulang menjadi molekul-molekul air cair tersebut akan berada pada suhu yang sama serupa seperti saat mereka dalam suasana es batu. Dalam urusan ini, alih-alih energi termal yang bekerja untuk menambah energi kinetik, ia bekerja untuk menyimpulkan ikatan antarmolekul, yang mengakibatkan perubahan keadaan. Namun, seiring berjalannya waktu, suhu es yang mencair baru-baru ini bakal meningkat sampai semua yang terdapat di dalam mangkuk mencapai ekuilibrium — yang berarti suhu yang konsisten di semua permukaan.

Kesimpulan

  1. Suhu ialah ukuran Energi Termal sebuah sistem. Satuan SI ialah Kelvin ‘K’. Meskipun suhu benda ternyata tidak mempunyai batas atas, tersebut memang mempunyai batas bawah. Pada skala suhu Kelvin, suhu rendah yang memberi batas ini ialah nol Kelvin.
  2. Ketika kita menuliskan bahwa sebuah benda mempunyai suhu 400 K, tersebut tidak berarti bahwa masing-masing molekul dari sistem tersebut mempunyai energi yang cocok dengan suhu tersebut karena seluruh molekul sewaktu bergerak atau bergetar dan karenanya mengolah kandungan energinya. Tetapi andai kita meratakan energi termal dari seluruh molekul sebuah sistem, anda mendapatkan suhunya sebagai ukuran energi termal.
  3. Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak jarang menyebut bentuk-bentuk energi internal yang masuk akal dan laten sebagai panas, dan kita berkata tentang kadar panas benda. Tetapi dalam Termodinamika bentuk-bentuk energi ini seringkali dirujuk sebagai energi panas.
  4. Panas ialah bentuk energi yang bisa ditransfer dari satu sistem ke sistem beda sebagai hasil dari perbedaan suhu. Salah-satu ialah sebab dan lainnya ialah akibatnya.
  5. Seperti perbedaan potensial atau perbedaan tegangan bakal menggerakkan arus listrik, perbedaan desakan menggerakkan aliran fluida, perbedaan suhu atau gradien suhu bakal menggerakkan aliran panas.
  6. Namun istilah PANAS dan frasa bersangkutan laksana aliran panas, peningkatan panas, penolakan panas, kehilangan panas, penyimpanan panas, panas laten, panas benda, sumber panas, heat sink telah umum dipakai saat ini, dan upaya guna mengubah panas dalam frasa ini oleh energi termal menjadi canggung didengarnya.
  7. Untuk orang awam dan juga untuk ilmuwan dan insinyur, ucapan-ucapan ini menjadi paling umum sampai-sampai tidak menimbulkan tidak sedikit kebingungan. Sebagai contoh, aliran panas dicerna sebagai transfer energi panas sebab perbedaan suhu, bukan aliran cairan laksana zat yang dinamakan panas.

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *