Lubang Hitam Terbesar Di Alam Semesta « Dunia Astronomi


113
113 points
Mendeteksi Asteroid, Benda Kecil yang Bisa Saja Berbahaya « Dunia Astronomi

Lubang hitam adalah salah satu benda eksotis di alam semesta kita. Selain itu, lubang hitam supermasif (massa sangat besar), yang dianggap umum di setiap inti galaksi. Termasuk di pusat galaksi kita, Bimasakti.

Para astronom dapat memastikan bahwa di pusat galaksi Bima Sakti terdapat lubang hitam supermasif. Karena itu didukung oleh pengamatan bintang-bintang yang mengorbit cukup cepat di sekitar pusat Galaksi (wilayah Sagitarius A * / A-bintang) dengan jarak yang cukup dekat. Dari perhitungan diperoleh bahwa objek yang dikelilingi oleh bintang memiliki massa sekitar 4 juta kali massa Matahari dengan ukuran sekitar diameter orbit Uranus. Berdasarkan pengetahuan saat ini, tidak ada objek yang memiliki massa dan ukuran seperti itu selain lubang hitam supermasif.

Meskipun
banyak telah ditemukan, asal dan proses pembentukan lubang
Hitam supermasif masih belum diketahui untuk saat ini dan
masih terbuka untuk penelitian. Ada beberapa hipotesis yang diajukan,
tetapi yang telah disepakati dengan jelas adalah bahwa black hole bisa
menambah massa sendiri dengan mengisap bahan dari lingkungan.
Satu hipotesis menyatakan bahwa lubang hitam supermasif adalah mungkin
berasal dari lubang hitam bintang dengan massa puluhan atau ratusan
massa Matahari Objek kemudian tumbuh dan menjadi supermasif
karena itu menghisap materi dari banyak benda di sekitarnya.

Saat ini, lubang hitam terbesar yang pernah diamati adalah di TON 618 quasar yang terletak di rasi bintang Canes Venatici dekat Kutub Utara Langit. Jarak quasar ini adalah 10,4 miliar tahun cahaya dan besaran absolut (kecerahan) adalah -30,7. Jauh lebih terang dari Matahari yang memiliki besaran absolut -26,74, yaitu sekitar 140 triliun kali Matahari. Lubang hitam di pusat galaksi dihitung memiliki massa 66 miliar kali Matahari dan juga disebut sebagai lubang hitam ultramasif.

Ilustrasi Kredit Quasar: ESO / M. Kornmesser

Quasar
(objek semu-bintang) adalah nama untuk objek terang itu
penampilannya seperti bintang (titik cahaya). Namun sebenarnya letaknya
sejauh ini benda ini sebenarnya adalah galaksi.
Quasar / galaksi terpencil seperti itu bisa sangat cerah
karena ada disk akresi di pusat, yang biasanya juga
menunjukkan lubang hitam supermasif di sana.

Cakram
pertambahan adalah hidangan yang berisi koleksi bahan yang dihisap
menjadi benda besar (bintang atau lubang hitam) yang terletak di
bagian tengah. Bahannya tersedot dengan menggerakkan spiral
dan karena itu membentuk disk. Karena tekanan tinggi dan
gesekan, hidangan ini menjadi sangat panas dan cerah. Bahkan
kecerahannya bisa melebihi kecerahan satu galaksi.

Seyfert Galaxy NGC 1097 Kredit: ESO / R. Gendler

Galaksi Quasar dan Seyfert adalah 2 jenis galaksi yang memiliki inti aktif, yang disebut dengan Active Galactic Nucleus, AGN. Perbedaan antara keduanya adalah bahwa quasar galaksi tidak muncul karena kurang terang dari pusat galaksi. Sementara di galaksi Seyfert, galaksi terlihat jelas karena pusatnya tidak terlalu terang jika diamati pada panjang gelombang visual. Tetapi jika diamati pada panjang gelombang lain seperti inframerah, ultraviolet, atau sinar-X, itu akan menunjukkan bahwa pusatnya bisa sama atau lebih terang daripada galaksi normal seperti Bima Sakti.

Artikel ini telah dipublikasikan di mizanpublishing.

Seperti ini:

Seperti Memuat …


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *