Metamorfosis Bintang | langitselatan


93
93 points
Metamorfosis Bintang | langitselatan

Keindahan metamorfosis bintang-bintang yang dipotret oleh ALMA menunjukkan momen ketika bintang tua untuk pertama kalinya mengubah lingkungan di sekitarnya.

Gambar sistem bintang W43A lama yang menunjukkan semburan bintang. Kredit: ALMA (ESO / NAOJ / NRAO), Tafoya et al.

Gambar sistem bintang W43A lama yang menunjukkan semburan bintang. Kredit: ALMA (ESO / NAOJ / NRAO), Tafoya et al.

Ini seperti kupu-kupu.

Ketika seekor kupu-kupu bermetamorfosis, ia akan melalui beberapa tahap perubahan dalam hidupnya: mulai dari telur, menjadi ulat, kemudian menjadi kepompong, dan akhirnya menjadi kupu-kupu dewasa yang cantik dan dewasa.

Peristiwa serupa disaksikan oleh para astronom. Bedanya, skalanya lebih besar. Bukan kupu-kupu tetapi bintang tua yang bermetamorfosis mendekati usia. Seperti kupu-kupu, metamorfosisnya juga sangat indah.

Bintang-bintang juga berevolusi. Dilahirkan, tumbuh dewasa, tua dan akhirnya mati. Untuk bintang seperti Matahari, setelah melewati masa dewasa, bintang yang lebih tua akan berkembang menjadi raksasa merah. Saat mengembang, ukuran bintang juga bertambah. Sebelum mengakhiri hidupnya, bintang itu akan meniup lapisan luar gasnya. Lapisan gas yang dilemparkan ke ruang angkasa akan membentuk awan yang sangat indah dan dikenal sebagai planetary nebula atau planetary nebula.

Planetari Nebula memiliki beragam bentuk dengan warna-warna indah. Beberapa berbentuk bulat, tetapi beberapa memiliki struktur kompleks seperti jam pasir (dengan dua kutub atau bipolar) dan kupu-kupu.

Bagaimana planet nebula memiliki berbagai bentuk telah menjadi pertanyaan para astronom. Tapi, tidak mudah menemukan jawabannya. gas tebal dan debu yang dikeluarkan oleh bintang-bintang menyulitkan kita untuk mengintip apa yang terjadi di balik awan.

Planetari Nebula Dwi Pole

Para astronom tidak putus asa. Mereka mengarahkan teleskop radio ALMA ke W43A, bintang tua sekitar 7.000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Aquila, Elang. Rupanya, mata ALMA yang melihat benda langit dalam panjang gelombang radio dapat mengungkapkan apa yang terjadi di sekitar bintang.

Dalam foto yang diambil oleh ALMA, W43A memiliki struktur jam pasir atau awan dengan dua kutub (dua kutub) dan semburan kedua kutub. Rupanya, bintang mengeluarkan gas berkecepatan tinggi dan bertabrakan dengan gas dan debu di sekitar bintang. Hasilnya, bentuk awan bipolar yang indah seperti yang ditunjukkan dalam foto.

Setelah diselidiki, ternyata gas meledak pada 175 km per detik!

Semburannya berumur kurang dari 60 tahun. Itu artinya, dalam 60 tahun, semburan gas bintang mengukir bentuk awan bipolar setelah bertabrakan dengan materi di sekitar bintang. Tapi itu baru permulaan, karena proses pembentukan planet nebula membutuhkan waktu ribuan tahun.

Foto planetary nebula yang dipotret oleh ALMA sangat detail dan menunjukkan dengan jelas distribusi awan debu yang terlarut oleh semburan gas. Yaitu, proses ketika sebuah bintang mengeluarkan lapisan terluarnya mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Dan keanekaragaman bentuk planet nebula adalah hasil dari gas dengan debu, keberadaan planet, atau bahkan bintang-bintang lainnya.

Jadi, para astronom menduga bahwa bintang itu awalnya melemparkan gas yang bentuknya bundar dan inti bintang kehilangan amplopnya.

Para astronom menduga bintang itu memiliki pasangan. Itu berarti ada dua bintang yang saling melingkari. Jika jaraknya dekat, maka ada gas yang mengalir dari satu bintang ke bintang lainnya. Nah, jika demikian, ada aliran dari bintang yang berada di dekat inti bintang yang telah kehilangan amplopnya. Sebagian gas ini kemudian disemprot dengan bintang dan mengukir bentuk nebula planet.

Fakta keren:

Nebula Planetari tidak memiliki hubungan apa pun dengan planet ini. Jadi dari mana nama planetari nebula berasal? Dalam bahasa Latin, nebula berarti awan. Ketika benda ini pertama kali ditemukan, para astronom melihatnya mirip dengan planet Uranus dan Neptunus ketika diamati dengan teleskop. Dan sejak saat itu objek ini dikenal sebagai planetary nebula.

Sumber: Artikel ini adalah publikasi yang diterbitkan ulang edisi Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi bahasa Indonesia yang diterjemahkan oleh langitselatan.

Seperti ini:

Suka Memuat …


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *