Okultasi Saturnus 8 September 2019


91
91 points
Okultasi Saturnus 8 September 2019
SBOBET

Malam ini, 8 September 2019, pengamat di Indonesia dapat menyaksikan Saturnus Occupation by the Moon.

Okupasi Saturnus. Kredit: Gianlucca Masi.

Okupasi Saturnus. Kredit: Gianlucca Masi.

Okultasi bukanlah sesuatu yang aneh bagi para astronom. Okultasi terjadi ketika benda langit melewati dan menutupi benda lain, dari sudut pandang pengamat. Sederhananya, acara ini kita kenal sebagai gerhana. Dan contoh termudah adalah gerhana matahari ketika cakram Bulan menutupi cakram Matahari.

Tidak hanya Matahari. Dalam gerakannya untuk mengorbit Bumi, ada kalanya Bulan melintasi benda-benda lain seperti bintang atau planet. Acara ini adalah apa yang kita kenal sebagai gerahana atau okultasi. Selama okultasi oleh Bulan, pengamat akan melihat bintang atau planet menghilang di belakang disk Bulan dan kemudian muncul kembali. Okultasi juga dapat terjadi antara planet, bintang, atau asteroid.

Okupasi antara dua planet terjadi pada 1818 ketika Venus menyeberangi Yupiter. Peristiwa itu hanya dapat disaksikan lagi pada tahun 2065. Selain itu, okultasi planet dan bintang juga dapat terjadi. Di antaranya adalah Uranus, yang melintasi bintang pada tahun 1977 dan membuat penemuan cincin Uranus. Peristiwa lainnya adalah Venus melintasi bintang terang Regulus. Apa yang langka, tentu saja, adalah ketika Bulan berkonsultasi dengan dua planet pada saat yang sama seperti yang terjadi pada tahun 1998 ketika Bulan melanda Venus dan Jupiter.

Saat Saturnus menghilang

Wilayah Indonesia yang dapat mengamati kegaiban Saturnus berada di bawah garis oranye. Kredit: Tenggara

Wilayah Indonesia yang dapat mengamati kegaiban Saturnus berada di bawah garis oranye. Kredit: Tenggara

Pada tanggal 8 September 2019, beberapa orang Indonesia cukup beruntung untuk menyaksikan okultasi Saturnus oleh Bulan. Kemunculan okultasi planet oleh Bulan bukanlah sesuatu yang langka. Namun, memang tidak setiap okultasi dapat dilihat dari suatu lokasi.

Misalnya okultasi Saturnus. Menurut IOTA, pada 2019 ada 13 okultasi Saturnus oleh Bulan. Namun, kegaiban hanya dapat diamati di area tertentu. Untuk Indonesia, setelah 2014, kegaiban Saturnus hanya dapat terjadi lagi pada 12 Agustus dan 8 September 2019. Untuk 12 Agustus kegaiban tidak diamati karena terjadi dari siang hingga sore. Hanya pada 8 September pengamat di Indonesia dapat menyaksikan acara ini.

Okultasi Saturnus dapat diamati dari Indonesia, kecuali Sumatera, Kalimantan, Banten, dan Gorontalo. Pengamat di Kalimantan Selatan, sebagian besar Jawa, Bali, NTT, NTB, sebagian Sulawesi, Maluku, dan Papua dapat melihat okultisme Saturnus.

Untuk wilayah Bandung, Saturnus akan mulai menghilang di belakang Bulan yang cembung pada pukul 21:20 WIB dan muncul kembali di langit dari balik Bulan pada pukul 21:51 WIB. Semakin timur, semakin lama waktu kegaiban Saturnus. Peristiwa okultasi Saturnus dapat diamati dengan mata tanpa alat atau teleskop. Saturnus akan terlihat seperti bintang terang di rasi bintang Sagitarius dengan kecerahan 0,4 magnitudo. Bulan dan Saturnus telah berpasangan sejak matahari terbenam.

Kota Kontak Kontak Pertama Terakhir
Jakarta21: 36 WIB21: 37 WIB
Bandung21: 21 WIB21: 56 WIB
Yogyakarta21: 17 WIB22: 12 WIB
Semarang21: 21 WIB22: 09 WIB
Surabaya21: 22 WIB22: 18 WIB
Banjarmasin22: 51 WITA23: 06 WITA
Denpasar22: 18 WITA23: 28 WITA
Makassar22: 36 WITA23: 32 WITA
Kendari22: 43 WITA23: 38 WITA
Palu 23: 01 WITA23: 16 WITA
Manado23: 10 WITA23: 24 WITA
Mataram22: 21 WITA23: 30 WITA
Kupang22: 28 WITA23: 44 WITA
Ambon23: 46 WIT00: 47 WIT
Ternate00: 01 WIT00: 37 WIT
Jayapura23: 54 WIT01: 57 WIT
Manokwari23: 55 WIT00: 52 WIT

Seperti ini:

Suka Memuat …

daftar sbobet

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *