Permainan Petak Umpet Lubang Hitam


91
91 points
Permainan Petak Umpet Lubang Hitam

Hide and seek memang gim yang mengasyikkan. Tapi, bayangkan bermain petak umpet dengan lubang hitam yang tidak pernah terpikirkan berada di sana!

Itulah yang terjadi ketika para astronom mencari lubang hitam di galaksi kerdil kecil. Galaksi kerdil lebih kecil dari galaksi normal. Hanya ada beberapa miliar bintang kerdil, tidak seperti galaksi normal dengan ratusan miliar bintang.

Ilustrasi galaksi kerdil yang bentuknya telah berubah karena interaksi dengan galaksi lain di masa lalu, serta lubang hitam besar di pinggirannya. Kredit: Sophia Dagnello, NRAO / AUI / NSF

Ilustrasi galaksi kerdil yang bentuknya telah berubah karena interaksi dengan galaksi lain di masa lalu, serta lubang hitam besar di pinggirannya. Kredit: Sophia Dagnello, NRAO / AUI / NSF

Untuk memahami mekanisme pembentukan lubang hitam ketika Semesta masih muda, para astronom mempelajari lubang hitam yang tinggal di galaksi kerdil. Mereka berharap untuk mengetahui bagaimana lubang hitam terbentuk dan tumbuh melalui penggabungan galaksi selama miliaran tahun. Diduga, dengan cara ini lubang hitam supermasif di pusat galaksi terbentuk.

Lubang hitam masif pertama di galaksi kerdil starburst ditemukan pada 2011 melalui pengamatan radio dengan teleskop Karl G. Jansky Very Large Array (VLA). Setelah itu, para astronom mulai mencari galaksi dalam katalog NASA-Sloan untuk diamati.

Syaratnya adalah bahwa galaksi yang merupakan kandidat untuk pengamatan memiliki massa kurang dari 3 miliar massa Matahari atau setara dengan Awan Magellan Besar. Persyaratan lain, galaksi harus diperhatikan dalam FIRST (Faint Images of the Radio Sky survey pada Twenty centimeter) yang dilakukan oleh NRAO (National Radio Astronomy Observatory) dari 1993-2011. Ada 11 galaksi terpilih yang kemudian diamati lagi dengan VLA.

Akibatnya, ada 13 galaksi kerdil yang memiliki lubang hitam aktif yang melahap material di sekitarnya. 13 lubang hitam ditemukan di galaksi kerdil satu miliar tahun cahaya dari Bumi!

Galaksi kerdil ini adalah galaksi terkecil yang diketahui memiliki lubang hitam. Diduga lubang hitam yang ditemukan itu sekitar 400.000 kali lebih masif daripada Matahari.

Jika galaksi lubang hitam besar ditemukan di pusat galaksi, ini tidak terjadi dengan 13 lubang hitam baru yang ditemukan di galaksi kerdil yang massanya 100 kali lebih kecil dari Bima Sakti. Lubang hitam yang ditemukan itu sebenarnya berkeliaran di pinggiran galaksi kerdil yang menjadi induknya.

Bagaimana bisa? Para astronom menduga ini terjadi karena galaksi ini bergabung dengan galaksi lain ketika mereka masih muda.

Fakta keren:

Sagitarius A * lubang hitam di pusat Bima Sakti, 4,5 juta kali lebih masif dari Matahari!

Sumber: Artikel ini adalah publikasi yang diterbitkan ulang edisi Space Scoop Universe Awareness edisi Indonesia. Space Scoop edisi bahasa Indonesia yang diterjemahkan oleh langitselatan.

Seperti ini:

Suka Memuat …


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *