Salameh Tewas | Blog Sejarah Perang Dunia


98
98 points
Salameh Tewas | Blog Sejarah Perang Dunia

Salameh Dibunuh

Salameh

Enam tahun setelah kegagalan operasi Mossad di Norwegia, Salameh, yang terus-menerus terburu-buru dan memiliki nama lain Abu Hassan, telah menjadi tokoh utama dalam lingkaran PLO dan Black September. Ketika Mossad salah menembak korbannya di Norwegia, Salameh memang di negara itu. Tapi dia ternyata melarikan diri dari target Mossad dan setelah kejadian itu dia menjadi lebih ahli. Salameh juga dikenal sebagai ahli penyamaran dan berulang kali melarikan diri dari Mossad yang diburu. Keterampilan menyamar rupanya diperoleh dari rekannya yang menjadi teroris dunia yang pandai menyamar dan melarikan diri, Carlos The Jackal. Tapi Salameh mulai menunjukkan kelemahannya ketika ia bermukim kembali di Beirut dan menikah lagi dengan gadis-gadis Lebanon, Georgina Rizak, yang telah menjadi Ratu Kecantikan Semesta pada tahun 1971. Popularitas Georgina Rizak-bah membuat Mosaad berhasil mencium keberadaan Salameh dan merancang operasi pembunuhan.

Untuk memasuki Beirut, agen Mossad yang terdiri dari tim pria dan wanita tidak mengalami banyak kesulitan. Bahkan untuk mendeteksi tempat tinggal Salameh di sebuah apartemen dan kebiasaannya mengarahkan diri kepada istri barunya juga membuatnya lebih mudah. Sayangnya Salameh dan pengawalnya yang selalu waspada dan curiga tidak menyadari bahwa agen wanita Mossad, Erika Mary Chambers, yang tinggal di seberang apartemen Salameh, terus mengawasinya. Erika, yang dikenal sebagai wanita jenius dan penggemar kucing dan suka melukis, tidak benar-benar mencerminkan sosok agen Mossad. Setelah Erika berhasil memastikan rutinitas dan rute apa yang Salameh selalu lewati, ia segera memanggil tim pembunuh Mossad untuk segera datang ke Beirut.

Dua personel Mossad yang bertugas sebagai regu pembunuh segera terbang ke Beirut. Agen Mossad yang pertama kali tiba di Beirut pada Januari 1978 adalah Peter Sriver. Ketika ia tiba di Beirut, Peter, yang memiliki paspor Inggris, mengaku sebagai konsultan teknik dan bisnis Inggris. Peter kemudian tinggal di salah satu hotel dan menyewa Volkswagen yang nantinya berfungsi sebagai bom mobil. Sehari kemudian agen Mossad kedua, Ronald Kolberg, kemudian tiba di Beirut dan menggunakan paspor Kanada. Dia tinggal di sebuah hotel tidak jauh dari kediaman Peter. Tujuan menginap di hotel terpisah adalah untuk menghilangkan kecurigaan bahwa mereka saling kenal. Setelah mengisi Volkswagen dengan bahan peledak dan meninggalkan kunci untuk Kolberg, Sriver segera terbang ke Libanon menggunakan paspor non-Inggris. Kolberg, yang telah menyewa mobil, pergi ke hotel tempat Sriver menginap, lalu mengambil kunci Volkswagen dan mengendarainya di jalan yang biasa digunakan Salameh. Kolberg kemudian memarkir Volkswagen yang penuh dengan bom di dekat apartemen Salameh. Tanga mengundang banyak perhatian, Kolberg menghilang dengan taksi.

Tepat pada 22 Januari pukul 3:35 siang, Salameh, yang mengendarai Chevrolet dengan empat pengawal, lewat tepat di sebelah Volkswagen. Bom yang dipicu melalui gelombang radio meledak menghancurkan mobil-mobil Chevrolet dengan isinya. Tidak hanya Salameh dan empat pengawalnya yang dibunuh oleh empat orang lain yang lewat juga tewas. Mossad dan rakyat Israel puas dengan kematian Salameh karena balas dendamnya. Namun kematian Salameh tampaknya tidak mampu menghentikan aksi teroris terhadap Israel. Gerakan teror Black September bahkan menjadi momentum internasional bagi terorisme global untuk meluncurkan serangan ke seluruh dunia. Terorisme di AS pada 9 September 2002 yang menghancurkan dua gedung kembar WTC di New York dan bahkan memanfaatkan September sebagai ikon aksi balas dendam. (menang)

Seperti ini:

Seperti Memuat …

Entri ini diposting pada Minggu, 25 Desember 2011 pada jam 3:27 dan diajukan di bawah 8 Operasi Terselubung Paling Mendebarkan. Anda dapat mengikuti entri ini melalui umpan RSS 2.0.
Anda dapat meninggalkan respons, atau melacak balik dari situs Anda sendiri.

Navigasi pos

«Posting Sebelumnya
Posting selanjutnya »


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *