Sejarah PKB Lengkap (Sejarah Partai Kebangkitan Bangsa)


112
112 points
Sejarah PKB Lengkap (Sejarah Partai Kebangkitan Bangsa)

Sejarah PKB. Pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto mengundurkan diri sebagai akibat dari dorongan kuat untuk reformasi, yang mulai mengalir dari diskusi terbatas, demonstrasi, demonstrasi keprihatinan, ke istighosah dan sebagainya.

Peristiwa ini menandai lahirnya era baru di Indonesia, yang kemudian disebut era reformasi. Sehari setelah peristiwa bersejarah itu, Dewan Eksekutif Ulama Nahdlatul (PBNU) mulai dibanjiri proposal dari warga NU di seluruh pelosok negeri. Usulan yang masuk PBNU sangat beragam, ada yang hanya mengusulkan agar PBNU membentuk partai politik, ada pula yang mengusulkan nama partai politik. Ada 39 nama partai politik yang diusulkan. Nama-nama yang paling diusulkan adalah Nahdlatul Ummah, Awakening Ummah dan National Awakening.

http://juraganseliti.blogspot.com

Lihat juga:
=> Sejarah Partai Gerindra
=> Sejarah Partai PPP
=> Sejarah Kerajaan Kediri, Jawa Timur
=> Lengkap Sejarah Kerajaan Sribangun

http://juraganseliti.blogspot.com/2013/11/sejarah-pkb-lengkap-sejarah-partai.html
Ada juga yang mengusulkan lambang partai politik. Elemen yang paling diusulkan untuk simbol partai politik adalah gambar bumi, sembilan bintang dan hijau. Ada yang mengusulkan bentuk hubungan dengan NU, ada yang mengusulkan visi dan misi partai politik, partai politik & # 39; AD / ART, nama untuk menjadi administrator partai politik, ada juga yang mengusulkan semuanya. Di antara proposal yang paling lengkap adalah Eleven Rembang Lajnah yang diketuai oleh KH M Cholil Bisri dan PWNU Jawa Barat. Dalam menyikapi proposal yang datang dari komunitas Nahdliyin, PBNU merespons dengan hati-hati. Ini didasarkan pada fakta bahwa hasil Kongres NU ke-27 di Situbondo menetapkan bahwa NU tidak terkait secara organisasi dengan partai politik mana pun dan tidak melakukan kegiatan politik praktis. Namun, sikap yang ditunjukkan oleh PBNU belum memuaskan keinginan warga NU. Banyak partai dan lingkaran NU dengan tidak sabar bahkan segera menyatakan pembentukan partai politik untuk mengakomodasi aspirasi politik warga NU setempat. Di antara mereka yang telah menyatakan sebagai partai politik adalah Partai Bintang Sembilan di Purwokerto dan Partai Kebangkitan Rakyat (Perkanu) di Cirebon.

Akhirnya, PBNU mengadakan Rapat Harian Syuriyah dan PBFU Tanfidziyah pada 3 Juni 1998 yang menghasilkan keputusan untuk membentuk Tim Lima yang ditugaskan untuk memenuhi aspirasi rakyat NU. Tim Lima diketuai oleh KH Ma ruf Amin (Rais Suriyah / Koordinator Harian PBNU), dengan anggota, KH M Dawam Anwar (PBNU Aam Katib), Dr. KH Said Aqil Siradj, MA (Wakil Katib Aam PBNU), HM Rozy Munir, SE, M.Sc. (Ketua PBNU), dan Ahmad Bagdja (Sekretaris Jenderal PBNU). Untuk mengatasi hambatan organisasi, Tim Lima diberikan Keputusan PBNU.

Selanjutnya, untuk memperkuat posisi dan kemampuan Tim Lima sebagai penduduk NU & # 39; semakin banyak proposal yang diajukan untuk partai politik, maka pada Pertemuan Harian Syuriyah dan PBFU Tanfidziyah pada 20 Juni 1998 memberikan Surat Tugas kepada Tim Lima, selain itu juga membentuk Tim Asistensi yang dipimpin oleh Arifin Djunaedi (Wakil Sekretaris Jenderal PBNU) dengan anggota H Muhyiddin Arubusman, HM Fachri Thaha Ma & ruf, Lc., Drs. H Abdul Aziz, M.A., Drs. H Andi Muarli Sunrawa, H.M. Nasihin Hasan, H Lukman Saifuddin, Drs. Amin Said Husni dan Muhaimin Iskandar. Tim Asisten bertugas membantu Tim Lima dalam menginventarisasi dan merangkum proposal yang ingin membentuk partai politik baru, dan membantu warga NU dalam melahirkan partai politik baru yang dapat menampung aspirasi warga NU.

Lihat juga:
=> Tutorial Microtic Hotspot Lengkap
=> Contoh Pidato Bahasa Indonesia
=> Unduh Contoh Tasyakuran Speech
=> Nama Pariwisata dan Sekolah

Pada 22 Juni 1998, Tim Lima dan Tim Bantuan mengadakan pertemuan untuk mendefinisikan dan menguraikan tugas mereka. Pada tanggal 26-28 Juni 1998, Tim Lima dan Tim Asisten mengadakan konsinyasi di Villa La Citra Cipanas untuk mempersiapkan rancangan awal pembentukan partai politik. Pertemuan ini menghasilkan lima desain:

Prinsip NU Mengenai Reformasi Politik, Mabda Siyasiy, Hubungan antara Partai Politik dan NU, Anggaran Dasar / Anggaran Dasar dan Deklarasi Manuskrip.

sumber


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *