Tak Usah Ragu Mengajarkan Seks Ke Anak – Anak


102
102 points
Tak Usah Ragu Mengajarkan Seks Ke Anak - Anak

Baik tersebut anak anda sendiri, adik, keponakan, maupun tetangga kita, di antara hal yang mendefinisikan anak-anak ialah rasa hendak tahu mereka. Tak jarang, rasa hendak tahu tersebut membuat mereka melontarkan sekian banyak pertanyaan yang tak anda duga-duga. Tak terkecuali halnya dengan seks.

“Apa?!” Sontak anda akan terkaget-kaget dan bingung dalam membalas pertanyaan mereka. Padahal, edukasi seks ialah hal yang urgen — supaya anak-anak dapat berlatih mengawal diri mereka dan menjadi budiman saat dewasa. Pengetahuan mengenai seksualitas bukan berarti mengajari anak-anak menjadi vulgar, tetapi menyuruh mereka lebih tersingkap dan lebih mengawal tubuh mereka. Lantas, bagaimana usahakan edukasi seks ke anak-anak dilaksanakan? Daripada terus-terusan bingung, mari baca tulisan di bawah ini!

  • Jangan mengelak dari pertanyaan mereka.

Ketika anak-anak bertanya mengenai seks, kita ingin akan mengelak atau pura-pura tidak mengerti. Di samping bingung mau membalas apa, kadang kita pun merasa bahwa informasi seputar seks tidak dibutuhkan oleh mereka. Padahal, penting untuk mereka guna mendapatkan informasi yang kredibel dari orang-orang yang memang peduli dan menyayangi mereka.

  • Sampaikan dengan apa adanya

Karena segan atau canggung, anda kadang memilih menggunakan ucapan-ucapan pengganti yang mengherankan — laksana “anu” atau “burung” guna alat kelamin — dalam menjelaskan ke anak-anak perihal seks. Gunakan saja kata penis dan vagina. Ini akan menciptakan mereka lebih dapat menyikapi seks dengan bijaksana, tidak “heboh” dan berlebihan. Jangan lupa sampaikan juga bahwa ucapan-ucapan tersebut melulu boleh dipakai dengan sopan.

SBOBET
  • Sesuaikan informasi yang anda berikan dengan umur mereka

Seberapa jauh anda “membocorkan” informasi mesti dicocokkan dengan umur mereka. Penyesuaian umur ini bukan untuk jujur atau tidaknya anda menjawab, tetapi tentang tingkat kerumitan jawaban kita.

Ketika mereka bertanya darimana datangnya bayi, misalnya, sampaikan dengan baik bagaimana proses biologis dilangsungkan tanpa mesti menjadi vulgar. Kepada yang lebih kecil, kamu dapat mengungkap bahwa ibu mempunyai suatu sel dalam tubuh yang bertemu dengan sebuah sel kepunyaan ayah, dan ketika dua-duanya bersatu maka muncullah adik bayi di rahim ibu. Kepada yang lebih besar, kamu dapat “mendesain” jawaban yang lebih kompleks.

  • Jelaskan mengenai anggota tubuh kepunyaan mereka

Anak-anak masih melewati tahapan dimana mereka bakal mengeksplorasi tubuhnya. Utarakan satu-satu manfaat anggota tubuh mereka. Beri tahu pun mana unsur yang boleh diperlihatkan kepada orang beda dan mana bagian individu yang tidak boleh diperlihatkan ataupun disentuh oleh orang lain.

  • Berdiskusi secara rutin

Setelah mulai tidak banyak terbuka dan terbiasa, terdapat baiknya andai kamu tidak jarang kali rutin mengingatkan anak-anak untuk mengawal anggota tubuh individu mereka. Bagaimana pun, mereka tetap anak-anak, dan mereka dapat saja lupa. Di samping itu, banyaknya informasi yang dapat mereka terima dari sumber-sumber lain dapat juga menciptakan cara beranggapan mereka tidak banyak “meleset”.

daftar sbobet

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
admin

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *